Gunungan Sampah di Ciputat Tangerang: Warga Protes, DLH Sebut Kuota Pengangkutan Terbatas

Selasa 06 Jan 2026, 17:00 WIB
Gunungan sampah di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. (Sumber: Poskota/ Veronica Prasetio)

Gunungan sampah di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. (Sumber: Poskota/ Veronica Prasetio)

“Tidak ada tempat pembuangan lain, mengakibatkan bau busuk dan pemandangan tidak nyaman,” bunyi keterangan akun tersebut.

Selain itu, tumpukan sampah tersebut bisa menyebabkan tercemarnya udara akibat sampah membusuk dan menghasilkan gas berbahaya.

Baca Juga: Diduga Dampak Sampah TPA Cipeucang, Sejumlah Warga Mulai Terjangkit Penyakit Kulit dan ISPA

Adapun rincian gas berbahaya yang dihasilkan dari tumpukan sampah tersebut, antara lain:

  • Hidrogen Sulfida (H2S): Bau tajam yang bisa mengganggu saraf jika terhirup banyak
  • Amonia (NH3): Sampah dari sisa hewan atau tumbuhan yang bisa menyebabkan iritasi saluran napas
  • Metana (CH4): Gas ini paling banyak di TPA, akibat dari pemanasan global serta bisa menganggu pernapasan

Lebih lanjut, gas berbahaya lain yang dihasilkan dari tumpukan sampah yakni CO2, SO2 dan NO2 yang berisiko bagi pernapasan.

“Dekat tumpukan sampah bukan cuma bau tidak sedap, tapi juga bisa membahayakan pernapasan dan saraf,” keterangan dari akun @official.primaku.

Kendati demikian bagi warga yang berada di Tangerang Selatan, sebaiknya hindari membawa anak terlalu dekat dengan tumpukan sampah yang kini menjadi persoalan.

Apabila terpaksa berada di sekitar area tersebut, pastikan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak.


Berita Terkait


News Update