Diduga Dampak Sampah TPA Cipeucang, Sejumlah Warga Mulai Terjangkit Penyakit Kulit dan ISPA

Jumat 02 Jan 2026, 15:28 WIB
Warga saat mengantre berobat di Puskesmas Serpong, Tangerang Selatan. (Sumber: Istimewa)

Warga saat mengantre berobat di Puskesmas Serpong, Tangerang Selatan. (Sumber: Istimewa)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah warga di Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan yang dekat dengan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, terjangkit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA serta penyakit kulit.

Penyakit tersebut diderita warga, diduga karena dampak dari gunungan sampah TPA Cipeucang yang mencemari udara dan air lingkungan sekitar.

"Nih lihat kaki dan tangan saya ( memeragakan air bawah tanah pemukiman warga sudah tercemar),” kata Dulrohman, salah satu warga di Kampung Curug Serpong pada Jumat, 2 Januari 2026.

Dulrohman mengaku akibat pencemaran sampah tersebut kulit kaki dan tangannya keluar bintik-bintik merah dan tidak mempan diberikan beberapa merek salep kulit yang diberikan oleh petugas Puskesmas Serpong.

Baca Juga: 2,9 Ton Sampah Diangkut seusai Perayaan Tahun Baru di Kepulauan Seribu

"Ini pengaruh dari air. Empang saya juga sudah kerendam air sampah," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar enggan memberikan komentar terkait dengan penyakit yang mulai menjangkit masyarakat tersebut.

"BPBD yang mengkaji," singkatnya.

Diketahui, Wali Kota Tangsel telah mengeluarkan Keputusan Nomor: 600.1.17.3/Kep.500-Huk/2025 tentang Status Tanggap Darurat Pengelolaan Sampah yang berlaku mulai 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.


Berita Terkait


News Update