POSKOTA.CO.ID - Persija Jakarta mulai memusatkan perhatian penuh pada laga sarat gengsi bertajuk El Clasico Indonesia melawan Persib Bandung.
Pertandingan Persib vs Persija dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Laga ini bukan sekadar duel rival klasik, tetapi juga pertarungan krusial dalam persaingan papan atas klasemen.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan bahwa persiapan matang menjadi kunci utama untuk meredam kekuatan Maung Bandung yang tampil konsisten sepanjang musim.
Ia menilai pertandingan kontra Persib tidak memberikan ruang sedikit pun untuk kesalahan, sehingga setiap detail taktik dan kesiapan pemain harus diperhitungkan secara cermat.
“Di minggu ini kami akan mulai mempelajari Persib. Kami sudah tahu kualitas tim Persib dan investasi besar yang mereka lakukan. Ada beberapa pemain tim nasional juga di sana,” ujar Mauricio Souza.
Pernyataan tersebut mencerminkan keseriusan Persija dalam membaca kekuatan lawan, mulai dari karakter permainan, kedalaman skuad, hingga transisi menyerang dan bertahan Persib Bandung.
Identitas Permainan Tetap Jadi Pegangan
Meski menyadari kualitas Persib sebagai tuan rumah, Mauricio Souza menegaskan Persija tidak akan mengorbankan identitas permainan yang selama ini dibangun. Menurutnya, konsistensi filosofi bermain justru menjadi fondasi penting dalam menghadapi tekanan laga besar.
Persija dikenal dengan pendekatan permainan yang terstruktur, mengandalkan organisasi lini tengah, serta efektivitas transisi saat menyerang. Mauricio menilai pendekatan tersebut tetap relevan, selama dijalankan dengan disiplin dan fokus penuh.
“Dalam minggu ini kami akan mematangkan persiapan untuk melawan Persib. Tapi kami ke sana untuk bermain, melakukan skema main kami sendiri. Kami respek kepada lawan, respek kepada Persib, tapi kami punya tujuan sendiri dan kami akan mengejar itu,” tegasnya.
Pendekatan ini menunjukkan keseimbangan antara respek terhadap lawan dan kepercayaan diri terhadap kekuatan sendiri, sebuah prinsip yang kerap menjadi penentu dalam laga berintensitas tinggi seperti Persib vs Persija.
