KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dengan barang bukti mencapai 83 kilogram di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.
“Subdit 2 mengamankan tiga orang tersangka di wilayah Kota Bekasi dengan barang bukti ganja seberat 83 kilogram,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, dalam keterangannya, Kamis, 8 Januari 2026.
Menurut Parikhesit, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas transaksi narkoba di kawasan Duren Jaya, Bekasi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdirektorat II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dan pengamatan sejak Selasa, 6 Januari 2026.
Baca Juga: Palang Pintu Betawi Sambut Kapolres Metro Jakpus Baru di Farewell Parade
Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, petugas mencurigai seorang pria di sekitar SPBU Jalan H. Nonon Sonthanie. Pria berinisial A itu kemudian diamankan. Dari hasil pemeriksaan awal, A mengakui masih menyimpan ganja di rumahnya. Polisi lalu melakukan pengembangan ke sebuah rumah di Perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur.
"Di lokasi itu petugas kembali mengamankan dua orang lainnya, yakni M (laki-laki) dan S (perempuan), yang berada di dalam kamar rumah," kata Parikhesit.
Dalam penggeledahan, kata Parikhesit, pihaknnya menemukan sejumlah paket besar ganja yang disimpan di dalam kardus dan plastik besar. Total berat bruto barang bukti yang diamankan mencapai 83.021 gram. Berdasarkan perhitungan penyidik, ganja seberat 83 kilogram itu memiliki nilai ekonomi yang cukup besar.
“Ganja seberat 83 kilogram ini bernilai sekitar Rp1,6 miliar dan menyelamatkan sekitar 250 ribu masyarakat dari bahaya narkoba,” ucap Parikhesit.
Saat ini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Penyidik masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
