Perkumpulan Penggerak Muda Kecam Serangan dan Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS

Selasa 06 Jan 2026, 19:32 WIB
Perkumpulan Penggerak Muda menyampaikan kecaman keras atas dugaan serangan serta penangkapan Presiden Republik Bolivarian Venezuela, Nicolás Maduro, oleh Amerika Serikat. (Sumber: Istimewa)

Perkumpulan Penggerak Muda menyampaikan kecaman keras atas dugaan serangan serta penangkapan Presiden Republik Bolivarian Venezuela, Nicolás Maduro, oleh Amerika Serikat. (Sumber: Istimewa)

“Ini bukan hanya soal Venezuela. Ini adalah peringatan bagi seluruh negara berdaulat bahwa siapa pun yang berdiri di luar kepentingan imperium akan dihadapi dengan tekanan, stigma, dan kekerasan struktural,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikapnya, Perkumpulan Penggerak Muda menyatakan solidaritas penuh kepada rakyat Venezuela, bangsa-bangsa Amerika Latin yang melawan dominasi neokolonialisme, serta gerakan rakyat dunia yang menentang ketidakadilan global.

Mereka juga menegaskan bahwa Amerika Latin bukan “halaman belakang” negara mana pun dan bahwa kedaulatan tidak boleh dijadikan alat tawar-menawar geopolitik.

Selain itu, organisasi tersebut menyerukan kaum muda, gerakan progresif, dan organisasi rakyat di Indonesia maupun global untuk bersuara dan menunjukkan solidaritas.

“Diam berarti bersekutu dengan penindasan,” demikian pernyataan Perkumpulan Penggerak Muda.

Pernyataan tersebut ditutup dengan seruan melawan imperialisme, membangun solidaritas Global South, serta mendukung kemerdekaan dan kedaulatan Amerika Latin.


Berita Terkait


News Update