Polsek Bojonggede Bersama Warga Berhasil Bubarkan Aksi Tawuran Antarkelompok di Bogor

Selasa 06 Jan 2026, 18:29 WIB
Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Syafiih pimpin olah TKP tawuran di Pabuaran Bojonggede. (Sumber: Dok. Humas Polsek Bojonggede)

Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Syafiih pimpin olah TKP tawuran di Pabuaran Bojonggede. (Sumber: Dok. Humas Polsek Bojonggede)

BOJONGGEDE, POSKOTA.CO.ID - Anggota Polsek Bojonggede bersama warga berhasil membubarkan aksi tawuran antarkelompok geng di daerah Kampung Plered, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Selasa, 6 Januari 2026.

Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Syafiih mengatakan, empat pelaku tawuran berusia 16 hingga 18 tahun berhasil diamankan saat bentrokan terjadi.

Tawuran tersebut melibatkan Geng AWI/DRI (Anak Warung Ibu) dengan kelompok Rumkos Plered Pabuaran, Citayam.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Jakarta Mahal, DPRD Dorong Operasi Pasar Digelar

Namun dari hasil pemeriksaan, para remaja yang terlibat tawuran itu tidak membawa senjata tajam sehingga hanya diberikan pembinaan.

"Keempat remaja terlibat tawuran dari kelompok AWI berhasil diamankan anggota. Karena tidak kedapatan membawa senjata tajam cukup diberikan pembinaan saja," ujar Syafiih kepada Poskota, Selasa, 6 Januari 2026.

Berdasarkan keterangan polisi, kronologi kejadian bermula pada pukul 02.00 WIB Geng DRI sudah berkumpul di Gandaria 1 Ratu Jaya Pancoran Mas.

Selanjutnya, Geng AWI melalui media sosial Instagram menantang Geng Rumkos untuk tawuran dan sepakat berkumpul di Kampung Plered RT 06 RW 02, Pabuaran, Bojonggede.

Baca Juga: Kebakaran di Pejagalan Tewaskan 5 Orang, DPRD DKI Soroti Dugaan Korsleting saat Cas Mobil Listrik

Kedua kelompok ini sempat terlibat tawuran, namun tidak berlangsung lama karena warga beserta Bhabinkamtibmas dapat segera datang untuk membubarkannya.

"Sempat terjadi tawuran antara kedua geng tersebut dengan mempergunakan belasan sepeda motor. Tidak lama datang warga dan Bhabinkamtibmas membubarkan tawuran," tuturnya.


Berita Terkait


News Update