Polres Depok Terus Kawal Dugaan TNI Terlibat Pengeroyokan Pria hingga Tewas

Selasa 06 Jan 2026, 17:39 WIB
Ilustrasi penganiayaan pemuda oleh prajurti TNI. (Sumber: Pixabay)

Ilustrasi penganiayaan pemuda oleh prajurti TNI. (Sumber: Pixabay)

Kasus pengeroyokan berawal saat Serda M menangkap WAT yang dicurigai akan bertransaksi narkoba. Sempat kabur, tetapi ia Kembali tertangkap.

"Pemicu penganiayaan tentu masih terus kami dalami, namun dugaan sementara dua korban ini berada di Tapos diduga akan melakukan transaksi ilegal seperti narkoba. Sehingga hal itu memicu Serda M ikut melakukan penganiayaan," ujar dia.

Kemudian, korban dipertemukan dengan rekannya DN, 39 tahun. Keduanya lalu diinterogasi warga, lalu dikeroyok.

Setelah itu, DN diajak mencari barang bukti narkoba di Jalan Kapitan. Sementara itu, WAT dalam kondisi lemas dibawa ke Polsek Cimanggis, disusul DN dan Serda M.

"Pendalaman penyidik terhadap diduga ada transaksi ilegal narkoba sama para korban. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, bukti-bukti apakah memang dugaan tersebut benar atau tidak terus kami dalami dan tentunya bukti-bukti chat handphone ataupun secara fisik pelaku ataupun korban melakukan transaksi narkoba itu terus kami dalam," ucap dia.

Baca Juga: Truk Kontainer Terperosok di Limo Depok, Sistem Buka-Tutup Jalan Diterapkan

Sementara itu, selang Panjang digunakan Serda M menganiaya korban hingga babak belur.

"Kasus ini masih terus berjalan penyelidik. Setelah para kelompok keluarga dikasih pengertian dibantu anggota provos berhasil diajak keluar Polres dengan tenang," tuturnya.


Berita Terkait


News Update