CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Abdul Karim dan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu menanam 1.300 pohon di Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan yang juga diikuti seluruh anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Cianjur serta kader dari sayap-sayap Partai Gerindra ini digelar sebagai upaya pelestarian lingkungan sekaligus pemulihan fungsi hutan untuk mencegah bencana terus didorong di Kabupaten Cianjur.
Menurut Abdul Karim, penanaman pohon ini sekaligus sebagai langkah konkret menjaga keseimbangan alam, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
"Penanaman pohon menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembalikan fungsi daerah resapan air," kata Abdul Karim.
Menurut legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur ini, kerusakan lingkungan yang terjadi akibat alih fungsi lahan perlu segera diantisipasi dengan aksi nyata yang berkelanjutan.
Politisi Partai Gerindra tersebut menambahkan, keberadaan pohon memiliki peran vital dalam menjaga siklus air, menahan erosi tanah, serta mengurangi risiko bencana saat musim hujan.
Oleh karena itu, penanaman pohon tidak hanya bersifat simbolis, tetapi harus dibarengi dengan komitmen perawatan dan pelestarian oleh semua pihak.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Cianjur, Mohamaad Wahyu mengapresiasi inisiatif penanaman 1.300 pohon tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif provinsi, dan DPRD kabupaten menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan di Cianjur.
Menurutnya, Kabupaten Cianjur memiliki wilayah perbukitan dan pegunungan yang sangat membutuhkan perlindungan ekosistem.
"Upaya penghijauan dinilai dapat memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman bencana alam," ujarnya.
Lewat kegiatan penanaman pohon ini, Wahyu berharap dapat menjadi pemicu gerakan serupa di wilayah lain, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan sumber daya alam dan keselamatan bersama.
