Perang Timur Tengah Memicu Evakuasi Besar-besaran Warga Negara Asia

Sabtu 07 Mar 2026, 19:07 WIB
Ilustrasi. Perang timur tengah memicu evakuasi besar-besaran. (Sumber: Youtube/@Moquete dan Geopolítica Pura)

Ilustrasi. Perang timur tengah memicu evakuasi besar-besaran. (Sumber: Youtube/@Moquete dan Geopolítica Pura)

POSKOTA.CO.ID - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah semakin memanas setelah konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Situasi yang memburuk ini mendorong sejumlah negara Asia mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi warga negaranya dari wilayah yang dianggap rawan konflik.

Upaya evakuasi dilakukan untuk melindungi keselamatan warga negara yang masih berada di sekitar area terdampak perang. Sejumlah pemerintah bahkan menyiapkan penerbangan khusus untuk mempercepat proses pemulangan.

Laporan kantor berita Xinhua pada Sabtu, 7 Maret 2026 menyebutkan bahwa beberapa negara telah mulai memindahkan warganya dari negara-negara di sekitar zona konflik guna menghindari potensi ancaman keamanan.

Baca Juga: China Tuduh AS Kecanduan Perang, Sebut Washington Sumber Kekacauan Global

China dan Korea Selatan Bergerak Cepat

China dan Korea Selatan bergerak cepat. (Sumber: Pinterest/Sojin)

China menjadi salah satu negara yang segera mengeksekusi rencana evakuasi. Lebih dari 260 warga negara China berhasil keluar dari Iran dengan menyeberang ke Azerbaijan melalui koordinasi Kedutaan Besar China di Teheran.

Langkah serupa juga dilakukan oleh Korea Selatan. Pemerintah di Seoul memindahkan puluhan warganya dari beberapa negara Timur Tengah yang terdampak situasi keamanan yang memanas.

Sebanyak 65 warga Korea Selatan dipindahkan dari Qatar menuju Arab Saudi. Sementara itu, 41 warga lainnya meninggalkan Yordania menggunakan penerbangan komersial dengan bantuan Kedutaan Korea Selatan di Amman.

Selain itu, warga Korea Selatan juga dievakuasi dari Kuwait, Bahrain, Israel, dan Irak menuju negara-negara tetangga yang dinilai lebih aman.

Baca Juga: Dua Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Lakukan Diplomasi dan Alihkan Impor Minyak ke AS

Pemerintah Korea Selatan bahkan tengah menyiapkan pesawat khusus untuk mengevakuasi warganya yang masih berada di kawasan tersebut.

Ribuan Warga Korsel Terjebak di Uni Emirat Arab


Berita Terkait


News Update