6 Keutamaan Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan Penuh Berkah di Ramadhan

Rabu 04 Mar 2026, 08:49 WIB
6 keutamaan lailatul qadar, malam seribu bulan penuh berkah di ramadhan (Sumber: Pinterest/Mithun Bhuiyan)

6 keutamaan lailatul qadar, malam seribu bulan penuh berkah di ramadhan (Sumber: Pinterest/Mithun Bhuiyan)

POSKOTA.CO.ID - Lailatul Qadar menjadi salah satu anugerah terbesar yang Allah SWT berikan kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Pada malam yang istimewa ini, nilai ibadah dilipatgandakan melebihi seribu bulan atau setara 83 tahun 4 bulan.

Berbeda dengan umat terdahulu yang memiliki usia panjang, rata-rata usia umat Nabi Muhammad SAW berkisar 60–70 tahun.

Namun Allah menggantinya dengan kemuliaan Lailatul Qadar, sehingga pahala ibadah dalam satu malam dapat melampaui umur manusia.

Baca Juga: Fenomena Blood Moon saat Ramadhan dan Kenapa Shalat Gerhana Dilakukan? Simak Penjelasannya

6 Keutamaan Malam Lailatul Qadar

6 keutamaan malam lailatul qadar (Sumber: Pinterest/Rahman)

Agar semakin memahami keagungannya, berikut enam keutamaan malam Lailatul Qadar yang dilansir dari laman resmi lampung.nu.or.id pada Rabu, 4 Maret 2026:

  1. Malam Diturunkannya Al-Qur’an

Keutamaan pertama Lailatul Qadar adalah sebagai malam turunnya Al-Qur’an. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah pada Surah Al-Qadr ayat 1:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (القدر: ١)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar.”

Rasullah Muhammad saw bersabda:

أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيْمَ عليه السلام في أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَتْ التوراةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِن رَمَضانَ، وأُنزِلَ الإنجيلُ لِثَلاثَ عشْرةَ خَلَتْ مِن رمضانَ، وأُنزِلَ الزَّبُورُ لِثَمانِ عَشْرَةَ خَلَتْ من رمضانَ، وأُنزلَ الفُرْقانُ لأَربعٍ وعِشْرينَ خَلَتْ من رمضانَ (رواه أحمد والطبراني والبيهقي وغيرهم)

Maknanya: Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama Ramadhan, Taurat diturunkan pada malam keenam Ramadhan, Injil diturunkan pada malam tiga belas Ramadhan, Zabur diturunkan pada malam delapan belas Ramadhan dan Al-Qur’an diturunkan pada malam dua puluh empat Ramadhan (HR Ahmad, ath Thabarani, al-Baihaqi dan lainnya).

Tahap kedua, turunnya Al-Qur’an dari baitul izzah yang merupakan langit pertama kepada Nabi Muhammad saw. Dalam tahap kedua ini, Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur sesuai dengan sebab dan peristiwa tertentu selama kurang lebih dua puluh tiga tahun. Lima ayat pertama dari surat al-‘Alaq adalah yang pertama diturunkan kepada beliau di gua Hira’ dengan perantaraan malaikat Jibril. Dan hal itu menurut sebagian ulama terjadi pada malam 17 Ramadhan. Atas dasar inilah kemudian malam 17 Ramadhan diperingati umat Islam sebagai malam nuzul Al-Qur’an.


Berita Terkait


News Update