BANTEN, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi Banten menargetkan perbaikan jalan desa sepanjang 300 hingga 350 kilometer dalam lima tahun melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan bahwa pembangunan jalan desa memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Arlan, berdasarkan hasil verifikasi pemerintah provinsi, terdapat sekitar 1.200 kilometer jalan desa di Bantenyang mengalami kerusakan dan layak diperbaiki.
“Sebelumnya kami menerima usulan dari pemerintah kabupaten dan kota terkait kondisi jalan desa yang rusak dengan total sekitar 2.500 kilometer,” ujar Arlan kepada wartawan, Sabtu, 7 Maret 2026.
Baca Juga: Jelang Operasi Ketupat Maung 2026, Polda Banten Pastikan Kendaraan Operasional Siap Digunakan
Namun setelah dilakukan verifikasi, hanya sekitar 1.200 kilometer jalan yang memenuhi kriteria untuk masuk dalam program Bang Andra. Jalan-jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah desa dan pemerintah kabupaten/kota.
Target Pembangunan Jalan Desa Meningkat
Arlan menjelaskan, pada awalnya Pemerintah Provinsi Banten menargetkan pembangunan 50 kilometer jalan desa setiap tahun. Dengan target tersebut, total perbaikan dalam lima tahun diproyeksikan mencapai 250 kilometer.
Namun capaian pembangunan pada tahun 2025 yang mencapai sekitar 71 kilometer membuat pemerintah daerah optimistis dapat meningkatkan target tersebut.
“Awalnya targetnya 250 kilometer dalam lima tahun. Namun kami optimistis bisa mencapai 300 hingga 350 kilometer,” jelasnya.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Tinggalkan Motor, Polda Banten Siapkan Penitipan Gratis saat Mudik
Meski demikian, Arlan mengakui bahwa jika perbaikan jalan hanya mengandalkan anggaran Pemerintah Provinsi Banten, proses pembangunan seluruh jalan rusak akan memakan waktu cukup lama.
