Presiden Rusia Vladimir Putin Tawarkan Diri jadi Mediator Perang Iran-Israel

Selasa 03 Mar 2026, 20:05 WIB
Vladimir Putin ajukan diri jadi mediator perang Iran-Israel. (Sumber: Dok. Sekretariat Negara RI)

Vladimir Putin ajukan diri jadi mediator perang Iran-Israel. (Sumber: Dok. Sekretariat Negara RI)

POSKOTA.CO.ID - Presiden Rusia, Vladimir Putin menawarkan dirinya untuk menjadi mediator dalam meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Beberapa hari terakhir, kawasan Timur Tengah sedang memanas akibat agresi militer yang dilakukan gabungan AS-Israel ke Teheran pada 28 Februari 2026.

Iran tidak tinggal diam, hingga Selasa, 3 Maret 2026 serangan balasan dilesatkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke wilayah Israel.

Baca Juga: Perang Iran-Israel Meletus Ancam Selat Hormuz, Harga Minyak Globak Melonjak

Termasuk Yerussalem dan Tel Aviv digambarkan luluh lantak akibat serangan Iran, videonya banyak beredar di media sosial.

Jika konflik ini terus berlanjut, dampak lebih besar diprediksi akan terjadi bagi dunia, termasuk pasokan minyak yang melintasi Selat Hormuz.

Di tengah ketegangan tersebut, Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengajukan dirinya untuk menjadi mediator perang Iran-Israel.

Baca Juga: Pertahanan Udara Kuwait Salah Tembak 3 Jet Tempur F-15E Milik AS, Ini Kronologi Lengkapnya

Dilaporkan The Moscow Times, Putin telah melakukan pembicaraan telepon dengan pemimpin negara-negara Teluk, seperti UAE, Bahrain, Saudi Arabia, hingga Qatar.

Ketika menghubungi Presiden UEA, Kremlin mencatat bahwa Putin siap untuk menengani ketegangan antara pihak Iran dengan gabungan AS-Israel.

“kedua pihak menekankan perlunya gencatan senjata segera dan kembali ke proses politik dan diplomatik,” catatan Kremlin dalam perbincangan tersebut.


Berita Terkait


News Update