“Itulah perlunya penyesuaian dan penyempurnaan strategi dalam manajemen dan pengaturan lantas di saat arus mudik dan balik lebaran,” kata Yudi.
“Jumlah pemudik jauh lebih besar. Lebaran tahun lalu saja jumlah pemudik mencapai 154,62 juta orang. Sebagaimana data Kementerian Perhubungan, jumlah ini setara dengan 54,89 persen dari total penduduk di Indonesia. Artinya lebih dari separuh penduduk Indonesia melakukan perjalanan mudik lebaran,” tutur mas Bro.
“Ini bukan pekerjaan ringan, mengatur perjalanan ratusan juta orang dalam waktu yang bersamaan, dengan tujuan daerah yang hampir sama atau bersinggungan ini bukanlah hal mudah,” kata Heri.
“Meski pemerintah memiliki pengalaman bertahun-tahun menangani arus mudik lebaran, tetap saja perlu persiapan matang, perlu menerapkan strategi jitu agar arus mudik lebaran lebih baik lagi di tahun ini,” ucap mas Bro.
“Semoga penanganan arus mudik lebaran tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Bertambah tahun tambah pengalaman, harus tambah maju, bukan sudah maju mundur lagi, itu namanya maju mundur,” timpal Heri.
Baca Juga: Mirip Indra Kenz, Timothy Ronald Terseret Kasus Dugaan Jual Ilusi Kekayaan Lewat Edukasi Kripto
“Semoga terus maju, bukan maju mundur,” harap Yudi. (Joko Lestari)
