“Setuju karena bagus untuk menindak pengendara yang suka melanggar dan arogan. Tapi saya sebagai ojol juga rawan kena operasi, misalnya kalau ada surat yang tertinggal atau tidak sengaja melewati batas garis lampu merah,” tutur Hamdan.
Hamdan menambahkan, sanksi tilang terasa sangat memberatkan di tengah kondisi ekonomi dan pendapatan harian yang serba sulit.
Ia pun berharap penindakan fokus pada pelanggaran fatalitas lalu lintas dan tidak diperluas ke razia pajak kendaraan yang berpotensi makin membebani masyarakat.
"Kalau kena tilang itu yang pasti keluar duit, sementara kita nyari uang setengah mati," pungkasnya.
