Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mendesak Trump menghentikan "ancaman" tersebut, memperingatkan bahwa serangan terhadap Greenland berarti akhir NATO.
Pemimpin Greenland Jens-Frederik Nielsen menolak keras ide aneksasi: "Tidak ada lagi tekanan atau fantasi aneksasi. Kami terbuka untuk dialog, tapi dengan menghormati hukum internasional."
Survei menunjukkan mayoritas penduduk Greenland mendukung kemerdekaan dari Denmark, namun menentang bergabung dengan AS.
Baca Juga: Satu Jenazah Diduga WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Kembali Ditemukan
Pemimpin Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Inggris juga menyatakan solidaritas, menegaskan bahwa masa depan Greenland hanya ditentukan oleh Denmark dan rakyatnya.
Pernyataan Gedung Putih ini memicu kontroversi global, terutama setelah operasi Venezuela yang dianggap melanggar kedaulatan.
Pengamat khawatir pendekatan ini dapat merusak aliansi NATO dan stabilitas internasional.
