Aset Migas Pertamina di Venezuela Jadi Sorotan di Tengah Ketegangan AS dan Caracas, Bagaimana Kondisinya?

Senin 05 Jan 2026, 15:24 WIB
Ketegangan politik Venezuela memicu sorotan pada aset migas Pertamina. (Sumber: Kementerian ESDM)

Ketegangan politik Venezuela memicu sorotan pada aset migas Pertamina. (Sumber: Kementerian ESDM)

POSKOTA.CO.ID - Venezuela kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan ke Caracas dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.

Ketegangan politik dan keamanan yang meningkat di negara Amerika Latin tersebut memicu perhatian global, terutama mengingat posisi Venezuela sebagai salah satu pemilik cadangan minyak terbesar di dunia.

Di tengah situasi geopolitik yang memanas itu, perhatian juga tertuju pada kepentingan asing yang beroperasi di sektor energi Venezuela.

Salah satunya adalah aset migas milik Indonesia melalui PT Pertamina (Persero), yang keberadaan dan keamanannya ikut menjadi perhatian seiring dinamika politik yang terus berkembang.

Baca Juga: Rusia Kecam Keras Operasi Militer AS di Venezuela, Desak Pembebasan Presiden Nicolas Maduro dan Istrinya

Kepentingan Pertamina di Sektor Migas Venezuela

Di tengah krisis politik yang terjadi, terungkap bahwa Indonesia memiliki aset migas Pertamina di Venezuela. Kepemilikan tersebut tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui perusahaan energi internasional Maurel & Prom (M&P).

Pengelolaan aset ini berada di bawah PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), anak usaha Pertamina yang fokus pada sektor hulu migas di luar negeri. Berdasarkan data resmi, PIEP menguasai 71,09 persen saham Maurel & Prom.

Baca Juga: AS Bombardir Venezuela dan Culik Maduro, Reaksi Dunia Menggema

Lapangan Minyak Strategis yang Dikelola Maurel & Prom

Mengacu pada keterangan di situs resmi PIEP, Maurel & Prom tercatat mengelola sejumlah lapangan minyak penting di Venezuela. Salah satu yang utama adalah Petroregional atau Blok Urdaneta West.

Pada blok tersebut, Maurel & Prom memegang 50 persen saham dengan kontribusi produksi sekitar 40 persen. Dengan perhitungan produksi bersih, porsi yang menjadi hak Maurel & Prom mencapai kurang lebih 32 persen.

Selain Petroregional, Maurel & Prom juga memiliki kepentingan di Lagopetrol yang berada di Blok 70/80. Kepemilikan ini dilakukan melalui perusahaan Integra dengan porsi saham sebesar 10 persen.


Berita Terkait


News Update