Kuota KUR Khusus UMKM Ekraf 2026 Capai Rp10 Triliun, Ini Daftar Usaha Kreatif yang Bisa Dibiayai

Rabu 07 Jan 2026, 15:13 WIB
Ilustrasi pelaku ekonomi kreatif bekerja di studio digital. Pemerintah menyiapkan KUR Ekraf 2026 senilai Rp10 triliun untuk mendorong UMKM kreatif naik kelas. (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

Ilustrasi pelaku ekonomi kreatif bekerja di studio digital. Pemerintah menyiapkan KUR Ekraf 2026 senilai Rp10 triliun untuk mendorong UMKM kreatif naik kelas. (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

Pendekatan ini membuka peluang lebih luas, terutama bagi pelaku UMKM kreatif di daerah. Pemerintah daerah juga akan dilibatkan untuk memetakan potensi lokal, mulai dari sentra kriya hingga komunitas kreator digital.

Berbeda dari skema kredit biasa, KUR Ekraf 2026 disertai program pendampingan. Pemerintah menyadari bahwa pembiayaan tanpa literasi bisnis berisiko gagal.

Pendampingan ini meliputi:

  • Penyusunan proposal usaha kreatif
  • Pencatatan keuangan sederhana
  • Penguatan model bisnis
  • Akses pasar dan digitalisasi

Dengan kata lain, KUR Ekraf bukan sekadar pinjaman, melainkan ekosistem pembiayaan.

KUR Tanpa Jaminan Fisik? Ini Penjelasannya

Istilah “tanpa jaminan” kerap disalahpahami. Dalam KUR Ekraf, agunan fisik memang tidak menjadi syarat utama, namun penilaian kelayakan usaha tetap dilakukan.

Bank akan menilai:

  • Rekam jejak usaha
  • Portofolio karya atau produk
  • Potensi pasar
  • Kekayaan intelektual (hak cipta, merek, lisensi)

Pendekatan ini menyesuaikan karakter ekonomi kreatif yang berbasis ide dan inovasi.

Baca Juga: Pemilik akun Instagram Skyholic88 Siapa? Viral Tuding Timothy Ronald Buka Kelas Kripto Bermasalah

Dampak Jangka Panjang bagi UMKM Kreatif

Jika berjalan efektif, KUR Ekraf berpotensi menjadi game changer. Banyak usaha kreatif yang selama ini stagnan karena keterbatasan modal bisa naik kelas.

Dari studio animasi rumahan hingga label fesyen lokal, akses pembiayaan dapat mempercepat:

  • Ekspansi produksi
  • Rekrutmen tenaga kerja
  • Penetrasi pasar global
  • Monetisasi karya intelektual

Namun, pemerintah mengingatkan pelaku usaha agar waspada terhadap informasi tidak resmi.

KUR Ekraf bukan program sesaat. Ia mencerminkan pergeseran paradigma kebijakan: dari ekonomi berbasis aset fisik menuju ekonomi berbasis ide, kreativitas, dan kekayaan intelektual.


Berita Terkait


News Update