JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk membongkar sebanyak 98 tiang monorel yang selama bertahun-tahun terbengkalai di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Nantinya dana tidak hanya digunakan untuk pembongkaran, tetapi juga sekaligus penataan ulang jalan dan trotoar di kawasan tersebut.
"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Totalnya semua sekitar 100 (miliar menggunakan) APBD," ujar Heru di Balai Kota DKI Jakartan pada Rabu, 7 Januari 2025.
Rencana Pembongkaran Satu Hari Satu Tiang
Heru menjelaskan, pada tahap awal pembongkaran akan dilakukan langsung oleh jajaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta tanpa melibatkan pihak ketiga.
"Kita awal kita pakai Satgas kita, pasukan kuning," ucap Heru.
Terkait durasi pekerjaan, Heru memproyeksikan pembongkaran 98 tiang monorel akan memakan waktu sekitar 98 hari.
Targetnya, satu tiang monorel dapat dibongkar dalam waktu satu hari, dengan proses yang berjalan secara bertahap mengikuti kondisi lapangan.
Baca Juga: Ledakan Tabung Gas, Rumah di Grogol Petamburan Jakbar Porak Poranda
"Ya taruhlah kalau satu tiang satu hari, ya kamu hitung saja. (98 tiang 98 hari) Kira-kira seperti itu. Diawali oleh kita yang bongkar," kata Heru.
