Dari percakapan tersebut, ia mendapat informasi bahwa jumlah pengunjung dan transaksi di Pasar Tanah Abang mulai mengalami peningkatan, meskipun belum sepenuhnya kembali seperti masa kejayaannya.
“Tadi begitu saya masuk, saya menanyakan kepada para pedagang. Mereka rata-rata mengatakan memang sudah ada perbaikan, ada peningkatan orang belanja ke Tanah Abang kembali, tetapi belum maksimal,” jelasnya.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu menarik lebih banyak pengunjung datang ke Tanah Abang.
Baca Juga: Pramono Imbau Pengusaha Abaikan Ormas Peminta THR
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan menjelang Idulfitri tahun ini mengusung tema “Mudik ke Jakarta”, yang diharapkan dapat mendorong aktivitas wisata belanja di ibu kota.
“Para pedagang berharap Pemerintah DKI Jakarta hadir untuk itu. Maka tema utama kita menyambut Idulfitri kali ini adalah Mudik ke Jakarta,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai kegiatan yang digelar dapat membuat kawasan pusat perbelanjaan seperti Tanah Abang kembali ramai dikunjungi masyarakat.
Tren Baru Busana Muslim di Tanah Abang
Selain membahas perkembangan perdagangan, Pramono juga menyinggung tren baru busana muslim yang ia dengar langsung dari para pedagang.
“Ketika saya berdiskusi dengan para penjual, ada tren baru yang saya juga baru tahu, namanya Gamis Bini Orang,” ujarnya.
Fenomena ini menunjukkan dinamika tren fesyen muslim yang terus berkembang di Pasar Tanah Abang.
Pramono berharap Jakarta Hijab Fest dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu memperkuat ekosistem industri fesyen muslim sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya berharap acara Jakarta Hijab Festival ini menjadi acara yang kalau perlu kita tradisikan setiap tahun,” katanya. (cr-4)
