Menurutnya, kawasan Harmoni akan dikembangkan sebagai pintu masuk utama MRT yang terintegrasi dengan moda transportasi lain. Pengembangan tersebut mencakup pembangunan entrance, cooling tower, dan ventilation tower di area Duta Merlin.
"Target operasi kami targetkan lanjut 2029 dari Harmoni sampai dengan Kota, sementara tahun 2027 lanjut dari Bundaran HI sampai Stasiun Monas," katanya.
Tuhiyat menyampaikan, gambaran umum Stasiun Harmoni sebagai salah sebuah stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Stasiun itu memiliki panjang 252 meter, dan lebar 18 meter dengan kedalaman 17 meter.
"Jumlah entrance (pintu masuk) ada tujuh. Sebelah barat dua, sebelah timur dua, dan di tengah terintegrasi dengan halte Transjakarta yang kami juga siapkan, itu ada tiga, terintegrasi," tuturnya. (cr-4)
