Nuzulul Qur’an Jadi Momentum Refleksi Umat

Sabtu 07 Mar 2026, 22:23 WIB
Penasehat Persatuan Umat Islam (PUI), KH. Achmad Tjachja Nugraha. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Penasehat Persatuan Umat Islam (PUI), KH. Achmad Tjachja Nugraha. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

BANDUNG, POSKOTA.CO.ID – Peringatan Nuzulul Qur’an di bulan Ramadhan diminta tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum refleksi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Quran sebagai pedoman kehidupan.

Penasihat Persatuan Umat Islam (PUI), KH. Achmad Tjachja Nugraha, mengatakan, peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW menjadi awal lahirnya peradaban ilmu yang membawa perubahan besar dalam sejarah umat manusia.

"Al-Quran tidak hanya hadir sebagai kitab suci, tetapi juga pedoman transformasi sosial, moral, dan intelektual bagi umat,” ujar Achmad dalam keterangannya, Sabtu 7 Maret 2026.

Menurutnya, turunnya wahyu pertama di "Gua Hira" yang diawali dengan perintah Iqra atau membaca menunjukkan bahwa Islam sejak awal menempatkan ilmu pengetahuan sebagai fondasi utama kebangkitan umat.

Baca Juga: Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar yang Perlu Diketahui

Ia menilai, peringatan Nuzulul Quran mengandung pesan penting tentang penguatan literasi, riset, serta pembentukan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

"Al-Quran bukan hanya dibaca untuk mendapatkan pahala, tetapi harus dipahami dan diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan hingga tata kelola pemerintahan," umgkapnya.

Dia juga menilai, organisasi keumatan memiliki peran penting dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Sejak berdiri, kata dia, PUI membawa misi dakwah dan pendidikan untuk memperkuat umat melalui ilmu pengetahuan dan akhlak.

Menurutnya, kemunduran umat kerap terjadi bukan karena kekurangan sumber daya, melainkan karena menjauh dari nilai dasar yang diajarkan Al-Qur’an seperti kejujuran, keadilan, disiplin, dan kerja keras.

Baca Juga: Kumpulan Doa Malam Nuzulul Quran Hari Ini 6 Maret 2026, Ini Amalan yang Dapat Dilakukan

Karena itu, ia mengajak umat Islam menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri.


Berita Terkait


News Update