Kopi Pagi: Kemandirian Parpol Mendesak

Kamis 15 Jan 2026, 09:46 WIB
Kopi Pagi Harmoko. (Sumber: Poskota)

Kopi Pagi Harmoko. (Sumber: Poskota)

Penguatan lembaga parpol harus didukung oleh semua pihak, selain penataan sistem melalui revisi undang-undang partai politik, di antaranya mengatur syarat-syarat umum rekrutmen dan sistem kaderisasi yang diterapkan oleh partai politik, fungsi pendidikan politik, integrasi politik dan artikulasi kepentingan.

Sistem keanggotaan yang sangat longgar, tidak ada seleksi ketat dalam rekrutmen keanggotaan, dan partai yang tak memiliki sistem pengembangan kaderisasi dan pemimpin yang kuat akan melemahkan pembentukan kader sebagaimana diharapkan. Kader yang berdedikasi tinggi dan berkarakter.

Syarat pendirian parpol boleh saja disederhanakan, namun uji kelembagaan tetap menjadi kebutuhan. Parpol baru, misalnya boleh ikut pemilu, jika minimal sudah berusia lima tahun sejak didirikan atau dibentuk serta telah memenuhi sejumlah kriteria.

Ini menjadi penting guna mencegah kecenderungan pola partai massa, yang hanya sibuk menjelang pemilu.Sebab, fungsi parpol tak hanya menjadi peserta pemilu Masih banyak fungsi lain yang wajib dijalankan seperti pendidikan politik, penyiapan kader bangsa, baik lokal (daerah) maupun nasional.

Selain penguatan lembaga parpol, tak kalah pentingnya adalah kemandirian parpol itu sendiri. Baik mandiri dalam hal pendanaan (finansial), pengkaderan, perumusan kebijakan dan sikap politik.

Baca Juga: Kopi Pagi: Pejuang Rakyat

Ini mendesak, tanpa kemandirian yang kuat, parpol akan senantiasa mencari ‘cantolan’ kepada penguasa dan pengusaha, pemodal yang berpotensi membuka ruang intervensi kepengurusan dan kebijakan partai. Tak terkecuali dalam pengajuan kandidat kepala daerah hingga capres.

Meski penggabungan partai (koalisi) merupakan keniscayaan, tetapi setidaknya meminimalisir adanya intervensi sepihak, termasuk mencegah terbangunnya oligarki untuk melanggengkan kekuasaan yang tak sejalan dengan kehendak rakyat.

Kita tentu mendorong kemajuan parpol guna membangun kehidupan demokrasi yang sehat. Tapi, kemajuan parpol tanpa kemandirian akan mengarah kepada kelemahan dan ketergantungan. Sebaliknya, kemandirian tanpa kemajuan akan mengarah kepada ketertinggalan, seperti dikatakan Pak Harmoko dalam kolom “Kopi Pagi” di media ini.

Dengan kemandirian, memungkinkan parpol membuat keputusan yang lebih otonom dan fokus kepada kepentingan nasional. Selain, akan lebih leluasa, efektif dan objektif dalam menjalankan fungsi pengawasan yang pada gilirannya dapat membangun kepercayaan publik.

Baca Juga: Kopi Pagi: Jangan Tunggu Hari Esok

Bicara soal kemandirian bukanlah hal yang baru, sejarah panjang perjuangan kemerdekaan telah dilandasi kemandirian (berdiri diatas kaki sendiri). Begitupun kemandirian di bidang politik merupakan amanat sejarah yang harus diwujudkan. Itulah perlunya partai politik memainkan peran bagaimana mewujudkan kemandirian guna membangun kemandirian bangsa kita. (Azisoko)


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Sehat Mental dan Sosial

Kamis 13 Nov 2025, 06:02 WIB
undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Mengajar dengan Cinta

Senin 24 Nov 2025, 06:07 WIB

News Update