“Idenya adalah untuk masuk ke MotoGP. Tahun 2027 sudah terlalu dekat. Satu-satunya cara adalah masuk melalui produsen yang sudah ada, tetapi kita harus melakukannya langkah demi langkah dan perlahan,” kata Jorge Martinez ‘Aspar’ kepada Motosan.
“Membangun infrastruktur dalam waktu sesingkat itu adalah tindakan gila. Itu bisa terjadi di masa depan, tetapi tanpa terburu-buru,” tegas Aspar.
Saat ini, regulasi MotoGP membatasi jumlah motor di grid maksimal 22 unit. Kondisi tersebut membuat pabrikan baru tidak bisa langsung masuk tanpa bekerja sama atau mengambil alih slot dari tim yang sudah ada.
Baca Juga: iCar V23 Raih Bintang Lima ASEAN NCAP, SUV Listrik Chery Group Lulus Uji Tabrak
Pada akhir tahun lalu, media GPOne sempat melaporkan kemungkinan CFMoto terlibat dalam proyek MotoGP milik KTM, yang kala itu dikabarkan sedang mencari investor tambahan.
Secara historis, peluang CFMoto masuk MotoGP lewat tim Aspar bukan hal mustahil.
Tim asal Spanyol tersebut pernah tampil di kelas premier pada berbagai era, mulai dari menggunakan Ducati pada musim 2009-2010, Aprilia CRT pada 2012–2013, hingga menurunkan Honda RCV1000RR dan RC213V-RS di periode berikutnya.
Dengan rekam jejak tersebut, Aspar dinilai memiliki pengalaman dan struktur dasar untuk kembali ke MotoGP. Meski demikian, CFMoto disebut akan tetap menempuh jalur bertahap dan penuh perhitungan sebelum benar-benar melangkah ke kelas utama balap motor dunia.
