Paus Leo XIV Sakit Kanker Apa, Stadium Berapa? Simak Diagnosis dan Perkembangan Terbarunya

Rabu 14 Okt 2026, 15:58 WIB
Paus Leo XIV didiagnosis adenokarsinoma paru-paru setelah menjalani operasi.. (Sumber: Instagram)
Paus Leo XIV didiagnosis adenokarsinoma paru-paru setelah menjalani operasi.. (Sumber: Instagram)

POSKOTA.CO.ID - Kondisi kesehatan Paus Leo XIV menjadi sorotan setelah Vatikan mengumumkan pemimpin Gereja Katolik itu didiagnosis menderita kanker.

Diagnosis itu dipastikan setelah Paus menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanannya di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Mengutip laporan Associated Press (AP), operasi terhadap Paus Leo XIV yang berusia 71 tahun tersebut berlangsung tanpa komplikasi.

Prosedur pembedahan berlangsung sekitar 90 menit, sedangkan waktu yang dihabiskan di ruang operasi mencapai kurang lebih tiga jam.

Setelah tindakan medis selesai, Paus dilaporkan sadar secara normal dan kembali ke kamar perawatannya untuk menjalani pemulihan.

Sementara itu, Vatikan membatalkan seluruh agenda audiensi Paus hingga 20 Oktober 2026 untuk memberikan waktu bagi proses pemulihan setelah operasi.

Rencana perjalanan Paus ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6–17 November 2026 juga menjadi perhatian.

Pelaksanaannya bergantung pada perkembangan kondisi kesehatan dan proses pemulihan setelah menjalani operasi.

Lantas, Paus Leo XIV sakit kanker apa dan stadium berapa? Berikut penjelasan mengenai diagnosis dan perkembangan terbaru kondisi kesehatan Paus Leo XIV berdasarkan informasi yang tersedia.

Baca Juga: Penyebab BBM di Bali Langka Apa dan Kapan Normal Lagi? Cek Jadwal Pasokan Pertamina Oktober 2026

Paus Leo XIV Sakit Kanker Apa, Stadium Berapa?

Paus Leo XIV didiagnosis mengalami adenokarsinoma paru-paru atau lung adenocarcinoma.

Jenis kanker ini termasuk salah satu bentuk kanker paru-paru yang paling umum dan berasal dari sel-sel kelenjar, termasuk sel yang menghasilkan lendir di jaringan paru-paru.

Menurut laporan AP, diagnosis tersebut dikonfirmasi setelah Paus menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Pemeriksaan sebelum operasi sebelumnya telah menunjukkan adanya dugaan kanker pada bagian paru-parunya.

Adenokarsinoma paru-paru dapat ditemukan pada perokok maupun orang yang tidak merokok.

Namun, karakteristik dan perkembangan penyakit pada setiap pasien dapat berbeda, sehingga penentuan penanganannya perlu mempertimbangkan hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Dalam kasus Paus Leo XIV, informasi yang telah disampaikan secara terbuka adalah jenis kanker yang terdiagnosis dan tindakan operasi yang telah dilakukan.

Hingga 14 Oktober 2026, Vatikan juga belum mengumumkan secara resmi stadium kanker paru-paru yang dialami Paus Leo XIV.

Kepastian stadium diperlukan untuk mengetahui sejauh mana penyakit berkembang dan menentukan pilihan pengobatan yang sesuai.

Dalam penanganan kanker paru-paru, dokter umumnya mempertimbangkan ukuran tumor, lokasi penyakit, keterlibatan kelenjar getah bening, serta kemungkinan penyebaran ke bagian tubuh lainnya.

Hasil pemeriksaan tersebut membantu tim medis menentukan stadium kanker.

Sebagai informasi, Paus Leo XIV memiliki nama lahir Robert Francis Prevost dan berasal dari Amerika Serikat.

Ia terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik pada Mei 2025 dan dikenal pernah menjalankan tugas pelayanan gereja di Peru.

Sebelum terpilih menjadi Paus, Prevost memiliki pengalaman panjang dalam kehidupan gereja dan pelayanan misionaris.


Berita Terkait


News Update