Widi Prasetijono Asal Mana? Ini Profil Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Korupsi

Selasa 13 Okt 2026, 16:19 WIB
Profil Widi Prasetijono menjadi sorotan setelah dirinya menjalani persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan BUMD Cilacap. (Sumber: Instagram/@kodiklat_angkatan_darat)
Profil Widi Prasetijono menjadi sorotan setelah dirinya menjalani persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan BUMD Cilacap. (Sumber: Instagram/@kodiklat_angkatan_darat)

POSKOTA.CO.ID - Mantan Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Widi Prasetijono kini berstatus terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan lahan badan usaha milik daerah (BUMD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Eks ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu kini menjalani penahanan di Rumah Tahanan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Guntur, Jakarta, yang disebut menerapkan sistem pengamanan supermaksimum atau super maximum security.

Dalam sidang lanjutan di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta pada Senin, 12 Oktober 2026, Widi menyampaikan keterangan mengenai penggunaan uang yang diterimanya.

Uang tersebut, menurut keterangannya, antara lain digunakan untuk membeli mobil Mini Cooper, jam tangan Rolex, hingga membayar biaya kuliah anaknya.

Ia mengaku tidak mengetahui asal-usul uang itu karena pemberinya menyebutnya sebagai uang halal.

Dalam perkara yang sama, Widi diduga menerima gratifikasi sekitar Rp21 miliar.

Seiring perkembangan perkara tersebut, masyarakat turut mencari informasi mengenai kehidupan pribadi Widi Prasetijono.

Lantas, Widi Prasetijono sebenarnya asal mana, bagaimana latar belakang keluarganya, dan seperti apa perjalanan karier mantan ajudan Presiden Jokowi tersebut?

Berikut profil keluarga dan rekam jejak militernya berdasarkan informasi yang tersedia, serta perkembangan perkara dugaan korupsi yang kini sedang diproses di pengadilan.

Baca Juga: Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Sungai Ciminyak, Polisi Lakukan Penyelidikan

Widi Prasetijono Asal Mana?

Letjen TNI Widi Prasetijono lahir di Trenggalek, Jawa Timur, pada 4 Juni 1971.


Berita Terkait


News Update