CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Karim mengajak para pelajar untuk mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, inovasi, dan moral kuat.
Hal itu disampaikannya saat menggelar kegiatan Pendidikan Demokrasi bertema "Pelajar Aset Utama Pembangunan Peradaban" di SMK Negeri PGRI, Jalan Gatotmangkupraja, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan pelajar yang antusias menyimak materi mengenai pentingnya demokrasi, peran generasi muda dalam pembangunan bangsa, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan perkembangan zaman.
Dalam paparannya, Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur, menegaskan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan sebagai bekal memasuki dunia kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun karakter dan integritas generasi muda.
"Pelajar tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kemampuan akademik dan kesiapan karier di masa depan. Lebih dari itu, mereka harus memiliki karakter yang kuat, semangat berinovasi, serta nilai-nilai moral yang menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata Abdul Karim.
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, pelajar merupakan aset utama dalam pembangunan peradaban. Karena itu, investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah menghadirkan pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi digital hingga derasnya arus informasi yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku. Oleh sebab itu, menurutnya, pendidikan demokrasi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai kebangsaan dan kehidupan demokratis.
"Generasi muda inilah yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu mereka harus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter Pancasila sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa," ujarnya.
Ia berharap kegiatan Pendidikan Demokrasi tersebut mampu menumbuhkan kesadaran pelajar untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. Ia juga mengajak para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan diri, menjaga semangat belajar, serta menjunjung tinggi nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan sebagai modal membangun Indonesia yang lebih maju.
