CIANJUR, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Abdul Karim, menyoroti persoalan sulitnya akses pupuk subsidi yang dikeluhkan para petani saat menggelar Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Jalan Raya Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam dialog bersama masyarakat, mayoritas aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan sektor pertanian. Warga mengungkapkan bahwa kelangkaan pupuk subsidi menjadi kendala utama yang menghambat produktivitas pertanian, mengingat sebagian besar penduduk di wilayah tersebut menggantungkan hidup sebagai petani.
Menanggapi keluhan tersebut, Abdul Karim meminta pemerintah segera menghadirkan solusi konkret agar distribusi pupuk subsidi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, ketersediaan pupuk merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha tani sekaligus meningkatkan hasil panen.
"Persoalan pupuk subsidi harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai petani kesulitan memperoleh pupuk yang menjadi kebutuhan utama mereka untuk bercocok tanam," ujarnya.
Baca Juga: Pengamat Politik Review 5 Kekecewaan Rakyat ke Pemerintah: Semoga Semua Berbenah, Terutama Pejabat
Ia menilai, apabila permasalahan tersebut terus berlarut, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga dapat memengaruhi produktivitas sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.
Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Cianjur ini menegaskan akan membawa aspirasi masyarakat Pasirkuda ke DPRD Jawa Barat untuk diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun instansi terkait. Ia berharap kebijakan yang diambil nantinya mampu menjamin ketersediaan pupuk subsidi sehingga dapat diakses dengan mudah oleh petani yang berhak.
Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada petani, termasuk memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan lancar. Dengan terpenuhinya kebutuhan pupuk, para petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sehingga hasil panen menjadi lebih optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.
