Update Korban Kecelakaan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi: 14 Tewas, 84 Luka

Selasa 28 Apr 2026, 11:51 WIB
Insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur menelan 14 korban jiwa. Puluhan korban luka dirawat. (Sumber: X/@manpixel9proxl)

Insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur menelan 14 korban jiwa. Puluhan korban luka dirawat. (Sumber: X/@manpixel9proxl)

POSKOTA.CO.ID - Kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur terus menjadi sorotan. Jumlah korban jiwa dalam insiden tragis ini dilaporkan mengalami peningkatan dibandingkan data sebelumnya.

Proses evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung hingga Selasa pagi. Petugas gabungan terus bekerja di lokasi kejadian untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan serta melakukan identifikasi terhadap korban meninggal dunia.

Di sisi lain, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga memastikan penanganan korban dilakukan secara maksimal, termasuk menjamin biaya pengobatan dan pemakaman bagi para korban.

Baca Juga: Taksi Green SM Beri Pernyataan Usai Menjadi Penyebab Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

Jumlah Korban Tewas dan Luka Terbaru

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut kini mencapai 14 orang. Selain itu, puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.

"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa 28 April 2026.

Seluruh korban luka saat ini telah mendapatkan perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Baca Juga: Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong

Penanganan Korban dan Lokasi Perawatan

Para korban luka dirawat di berbagai rumah sakit, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sementara itu, korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati guna proses identifikasi lebih lanjut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan data korban akurat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

KAI juga menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia akan ditanggung oleh pihak asuransi bersama KAI.

Barang Penumpang Diamankan dan Posko Didirikan


Berita Terkait


News Update