Garda Indonesia Minta BHR Ojol 2026 Rp1,2 Juta per Pengemudi

Jumat 27 Feb 2026, 21:04 WIB
Garda Indonesia minta BHR ojol Rp1,2 juta per pengemudi. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Garda Indonesia minta BHR ojol Rp1,2 juta per pengemudi. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian terhadap kelanjutan pemberian Bantuan Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojek online (ojol). 

Menurutnya, BHR secara normatif memang sudah selayaknya diberikan oleh perusahaan aplikasi ojek online (aplikator) kepada para mitra pengemudi yang selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam operasional layanan transportasi daring.

"Kami dari Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia mengapresiasi pemerintah yang turut perhatikan kelanjutan BHR bagi ojol yang memang secara normatif harus atau wajib diberikan oleh perusahaan aplikasi ojol (aplikator) kepada para pengemudi mitranya yang sudah saling memberikan kontribusi," ujar Igun kepada Poskota, Jumat, 27 Februari 2026.

Baca Juga: CEO Grab Pastikan BHR Ojol 2026 Meningkat, Cair Sebelum Lebaran

Igun mengatakan, selama hampir satu tahun para mitra telah dibebankan berbagai potongan dan skema yang tidak adil.

"Perusahaan aplikator mengambil bagi hasil atau biaya potongan aplikasi ada yang hampir mencapai 50 persen dan skema bayar lainnya yang diterapkan kepada para mitra pengemudi ojolnya," ucap Igun. 

Sehingga, beban terbesar dan pengeluaran terbesar secara kolektif ada pada pengemudi ojol. 

Selain itu, Igun menilai Surat Edaran (SE) pemerintah terkait BHR ojol menjadi angin segar, meski diakui belum memiliki kekuatan hukum yang mengikat dan daya tekan yang kuat terhadap aplikator. 

Baca Juga: BHR Ojol Jelang Lebaran, Pengamat Soroti Upaya Redam Gejolak Sosial

"Kami dari asosiasi berharap pemerintah terus mendorong perusahaan aplikator agar dapat membayarkan BHR bagi para pengemudi ojolnya," kata Igun. 

Igun berharap, agar nilai BHR tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp1,2 juta per pengemudi mitra ojol. 


Berita Terkait


News Update