POSKOTA.CO.ID - Harga emas perhiasan hari ini terpantau stagnan alias belum mengalami perubahan berarti, pada Senin, 19 Januari 2026.
Berdasarkan pemantauan pada pukul 07.00 WIB, harga emas perhiasan tercatat stagnan di sejumlah platform penjualan emas daring, termasuk Raja Emas Indonesia dan Lakuemas.
Mengacu pada data dari situs resmi Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan 24 karat hari ini dibanderol sebesar Rp2.315.000 per gram.
Sementara itu, emas perhiasan 23 karat berada di level Rp2.010.000 per gram. Angka tersebut masih bertahan di level yang sama dibandingkan hari sebelumnya.
Stabilnya harga emas perhiasan juga tercermin pada platform penjualan emas digital lainnya, seperti Lakuemas.
Di platform tersebut, harga emas perhiasan 24 karat tercatat sebesar Rp2.224.000 per gram, sedangkan emas 23 karat berada di angka Rp1.991.000 per gram.
Lantas, apakah hari ini adalah waktu yang tepat untuk menahan atau menjual emas perhiasan? Simak informasi selengkapnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 7 Januari 2026: Naik Dua Hari Beturut, Tembus Rp2,58 Juta per Gram
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia
Mengacu pada informasi dari situs resmi Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan hari ini tercatat sebagai berikut.
- Emas 24 Karat: Rp2.315.000
- Emas 23 Karat: Rp2.010.000
- Emas 22 Karat: Rp1.922.000
- Emas 21 Karat: Rp1.836.000
- Emas 20 Karat: Rp1.748.000
- Emas 19 Karat: Rp1.660.000
- Emas 18 Karat: Rp1.574.000
- Emas 17 Karat: Rp1.486.000
- Emas 16 Karat: Rp1.398.000
- Emas 15 Karat: Rp1.312.000
- Emas 14 Karat: Rp1.224.000
- Emas 13 Karat: Rp1.136.000
- Emas 12 Karat: Rp1.050.000
Harga Emas Perhiasan di Lakuemas
Sementara itu, di platform Lakuemas, harga emas perhiasan juga terpantau tidak mengalami perubahan. Rinciannya sebagai berikut.
- Emas 24 Karat (99 persen): Rp2.224.000
- Emas 23 Karat: Rp1.991.000
- Emas 22 Karat: Rp1.904.000
- Emas 21 Karat: Rp1.821.000
- Emas 20 Karat: Rp1.732.000
- Emas 19 Karat: Rp1.644.000
- Emas 18 Karat: Rp1.556.000
- Emas 17 Karat: Rp1.468.000
- Emas 16 Karat: Rp1.380.000
- Emas 15 Karat: Rp1.294.000
- Emas 14 Karat: Rp1.207.000
- Emas 13 Karat: Rp1.120.000
- Emas 12 Karat: Rp1.032.000
Tahan atau Jual Sekarang?
Dengan harga emas perhiasan 24 karat yang stagnan di kisaran Rp2,3 juta, pertanyaan “tahan atau jual” kembali mengemuka.
Bagi pemilik emas yang membeli pada harga lebih rendah, kondisi ini dapat menjadi momen untuk menahan aset sambil menunggu potensi kenaikan harga berikutnya.
Sebaliknya, bagi yang membutuhkan likuiditas dalam waktu dekat, menjual emas pada level stabil bisa menjadi pilihan aman tanpa harus menunggu fluktuasi pasar.
Perlu dicatat, emas perhiasan memiliki selisih harga jual dan beli yang cukup signifikan akibat biaya pembuatan dan model.
Karena itu, keputusan menjual sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga emas semata, tetapi juga kebutuhan finansial pribadi.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Januari 2025 Naik Tipis, Paling Murah Rp434.000 per Gram
Tips Untung Investasi Emas
Dikutip dari kanal Youtube Halo Emas, pada Senin, 19 Januari 2026, berikut adalah beberapa tips agar investasi emas lebih untung.
1. Emas Bukan Instrumen Untung Instan
Salah satu kesalahan paling umum dalam investasi emas adalah harapan keuntungan cepat.
Emas pada dasarnya merupakan instrumen lindung nilai (safe haven) yang dirancang untuk menjaga daya beli dalam jangka panjang.
Kenaikan harga emas biasanya berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi banyak faktor, mulai dari inflasi, nilai tukar, hingga kondisi geopolitik global.
Investor yang terburu-buru menjual emas dalam waktu singkat sering kali justru terjebak pada kerugian akibat potongan harga jual.
2. Tentukan Tujuan dan Jangka Waktu Investasi
Langkah awal agar investasi emas menguntungkan adalah menentukan tujuan sejak awal.
Apakah emas dibeli sebagai dana darurat, tabungan jangka menengah, atau investasi jangka panjang.
Untuk kebutuhan jangka pendek, emas perhiasan bisa menjadi pilihan karena lebih mudah dicairkan.
Sementara, untuk tujuan investasi jangka panjang, emas batangan dinilai lebih ideal karena memiliki kadar emas yang lebih murni dan potongan harga jual yang relatif lebih kecil.
3. Jenis Emas Sesuai Kebutuhan
Secara umum, terdapat tiga jenis emas yang banyak digunakan untuk investasi, yakni emas batangan, emas digital, dan emas perhiasan.
Emas batangan unggul dari sisi kemurnian dan kestabilan nilai. Emas digital cocok bagi investor pemula dengan modal terbatas karena bisa dibeli mulai dari nominal kecil.
Adapun emas perhiasan memiliki nilai ganda, namun perlu selektif dalam memilih kadar emas agar tidak terlalu merugi saat dijual kembali.
4. Selisih Harga Beli dan Jual
Faktor krusial yang kerap luput diperhatikan adalah spread atau selisih antara harga beli dan harga jual.
Semakin besar selisih tersebut, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik untung.
Oleh sebab itu, investor disarankan membeli emas dengan gramasi lebih besar atau kadar emas tinggi, karena umumnya memiliki selisih harga yang lebih kecil dibandingkan emas dengan gramasi kecil.
5. Tempat Transaksi yang Terpercaya
Keuntungan investasi emas juga sangat bergantung pada tempat pembelian dan penjualan.
Toko emas atau platform digital yang transparan dan memiliki reputasi baik akan memberikan harga yang lebih wajar dan mengikuti pergerakan pasar.
Investor disarankan untuk membandingkan harga dari beberapa sumber sebelum melakukan transaksi agar tidak dirugikan.
6. Konsisten dan Tidak Terpengaruh Fluktuasi Jangka Pendek
Fluktuasi harga emas dalam jangka pendek merupakan hal yang wajar. Investor yang konsisten dan disiplin cenderung lebih mampu menikmati keuntungan jangka panjang.
Menunda pembelian dengan harapan harga turun sering kali berujung pada kehilangan momentum, karena dalam jangka panjang harga emas cenderung mengalami kenaikan.
7. Investasi untuk Menjaga Nilai, Bukan Jalan Pintas Kaya
Pada akhirnya, investasi emas bertujuan menjaga nilai kekayaan dari gerusan inflasi, bukan sebagai jalan pintas untuk menjadi kaya secara instan.
Dengan perencanaan yang tepat, pemilihan produk yang sesuai, serta kesabaran dalam menyimpan aset, emas tetap menjadi instrumen investasi yang solid dan menguntungkan dalam jangka panjang.
