LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Jumlah rumah yang terdampak pergeseran tanah di Kampung Cinangga Lebak, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, bertambah menjadi 40 rumah yang dinyatakan rusak.
Sebelumnya, akibat bencana pergerakan tanah di wilayah itu tercatat ada 32 rumah warga rusak. Sekarang bertambah sebanyak 8 rumah, sehingga total rumah warga terdampak pergeseran tanah sebanyak 40 rumah.
Menurut Kepala Desa Bayah Timur, Rapik Rahmat Taufik menjelaskan bertambahnya jumlah kerusakan rumah akibat pergerakan tanah, lantaran sudah beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi.
Sehingga, mengakibatkan pergerakan tanah susulan terjadi, dan mengakibatkan rumah-rmah pendudukan rusak.
Baca Juga: Anggota DPR RI Latih Puluhan Gen Z di Pandeglang Jadi Kreator Konten Edukatif
"Rumah yang terdampak pergeseran tanah bertambah 8 unit. Tadinya hanya 32 rumah, jadi semuanya ada 40 rumah terdampak pergerakan tanah," ungkapnya, Jumat 6 Maret 2026.
"Kondisi tanah yang labil, sehingga potensi bencana itu cukup tinggi. Sekarang sudah 40 rumah yang terdampak pergerakan tanah, saya khawatir ada susulan lagi," sambungnya
Menurut Rafik, jika kondisi ini terus menerus dibiarkan dikhawatirkan dampaknya akan semakin meluas.
Terlebih lanjut dia, Kampung Cinangga Lebak kondisi perkampungannya memiliki tingkat kemiringan yang ekstrim.
Baca Juga: Satu Keluarga di Pandeglang Tinggal di Gubuk Reyot dengan Serba Keterbatasan Ekonomi
"Perkampungan di Cinangga Lebak itu miring. Di depan halaman warga itu ada atap rumah warga lainnya. Menurut saya ini berbahaya dan harus segera ditangani dengan melakukan relokasi," ujarnya.
