Bagi pemilik emas yang membeli pada harga lebih rendah, kondisi ini dapat menjadi momen untuk menahan aset sambil menunggu potensi kenaikan harga berikutnya.
Sebaliknya, bagi yang membutuhkan likuiditas dalam waktu dekat, menjual emas pada level stabil bisa menjadi pilihan aman tanpa harus menunggu fluktuasi pasar.
Perlu dicatat, emas perhiasan memiliki selisih harga jual dan beli yang cukup signifikan akibat biaya pembuatan dan model.
Karena itu, keputusan menjual sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga emas semata, tetapi juga kebutuhan finansial pribadi.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Januari 2025 Naik Tipis, Paling Murah Rp434.000 per Gram
Tips Untung Investasi Emas
Dikutip dari kanal Youtube Halo Emas, pada Senin, 19 Januari 2026, berikut adalah beberapa tips agar investasi emas lebih untung.
1. Emas Bukan Instrumen Untung Instan
Salah satu kesalahan paling umum dalam investasi emas adalah harapan keuntungan cepat.
Emas pada dasarnya merupakan instrumen lindung nilai (safe haven) yang dirancang untuk menjaga daya beli dalam jangka panjang.
Kenaikan harga emas biasanya berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi banyak faktor, mulai dari inflasi, nilai tukar, hingga kondisi geopolitik global.
Investor yang terburu-buru menjual emas dalam waktu singkat sering kali justru terjebak pada kerugian akibat potongan harga jual.
2. Tentukan Tujuan dan Jangka Waktu Investasi
Langkah awal agar investasi emas menguntungkan adalah menentukan tujuan sejak awal.
Apakah emas dibeli sebagai dana darurat, tabungan jangka menengah, atau investasi jangka panjang.
