“Zaman berganti tak bisa dihindari, alih generasi pasti terjadi, tetapi menjaga bumi, melestarikan lingkungan, kekayaan alam kita tidak lantas terhenti. Pemerintah dan kita semua memiliki kewajiban untuk terus mengedukasi bagaimana menjaga lingkungan sekitarnya.” - Harmoko
Setidaknya terdapat tiga peristiwa penting yang akan diperingati pada 10 Januari setiap tahunnya sebagai pengingat kepada kita begitu pentingnya masalah lingkungan bagi kehidupan manusia di alam semesta ini.
Ketiga peringatan dimaksud adalah Hari Lingkungan Hidup Indonesia, Hari Gerakan Satu Juta Pohon (GSJP), dan Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia. Ketiga peringatan tersebut saling terkait, tak ubahnya pohon dan lingkungan hidup yang saling mengisi dan melengkapi, saling memberi dan berbagi.
Nama peringatan boleh beda, tapi tujuan akhirnya adalah sama, betapa pentingnya melestarikan lingkungan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, menghadapi tantangan serius seperti pencemaran air, udara dan tanah, deforestasi, timbunan sampah dan dampak perubahan iklim.
Baca Juga: Kopi Pagi: Tanggap Kehendak Rakyat
Peringatan hendaknya menjadi momentum untuk merefleksikan capaian dan tantangan lingkungan kita, tak kalah pentingnya mengawali tahun ini dengan komitmen dan tindakan nyata melestarikan lingkungan seperti menghemat energi, air, memperbanyak daerah resapan dengan gerakan menanam pohon, bukan sebaliknya membabat hutan demi kepentingan bisnis semata.
Mengekspoitasi sumber daya alam semena-mena, tanpa mempedulikan kerusakan lingkungan yang mengakibatkan tanah longsor dan banjir bandang dengan banyak korban, tak hanya harta benda, juga ribuan nyawa.
Gerakan menanam pohon, hendaknya bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan langkah nyata menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Kita tahu, pohon menjadi simbol kehidupan, harapan, dan keberlanjutan. Pohon memiliki peran vital sebagai penyerap karbon, penghasil oksigen, serta penyangga kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.
Baca Juga: Kopi Pagi: Implementasi Kolaborasi
Selain, mengurai pemanasan global, mencegah banjir, dan kerusakan ekosistem. Pohon diketahui dapat mengurangi kadar CO2 di udara dan menghasilkan O2. Pohon juga dapat menahan laju air sehingga akan lebih banyak yang terserap ke dalam tanah.
