Obrolan Warteg: Tak Ada Lagi Ruang Negosiasi

Sabtu 07 Mar 2026, 06:22 WIB
Obrolan Warteg: Tak Ada Lagi Ruang Negosiasi, edisi 7 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Obrolan Warteg: Tak Ada Lagi Ruang Negosiasi, edisi 7 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Oleh: Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID - Tidak ada negosiasi dalam bentuk apa pun dengan kaum musuh. Alasannya, sudah tidak percaya dengan yang namanya negosiasi.

Ini sikap resmi Pemerintah Republik Islam Iran menyikapi tawaran sejumlah negara, termasuk Indonesia, yang bersedia menjadi mediator dalam upaya meredakan eskalasi konflik di Timur Tengah.

Diberitakan, pernyataan sikap tersebut disampaikan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Republik Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melalui keterangan resmi , Kamis, 5 Maret 2026.

Penolakan itu didasari pada sikap prinsip Iran yang tidak akan berunding dengan Amerika Serikat (AS) pascapenyerangan Negeri Paman Sam bersama Israel itu ke wilayah Iran sejak 28 Februari 2026.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Mudik dan THR

“Intinya menolak segala bentuk mediasi dengan AS, siapa pun mediatornya. Jadi penolakan bukan karena tidak percaya kepada negara yang ingin menjadi mediator, tetapi lebih kepada tidak ingin berunding dengan AS,” kata bng Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

“Tentu ada alasannya mengapa tak mau berunding,” tanya Yudi.

“Pasti ada. Seperti dikatakan Dubes Iran untuk Indonesia, Boroujerdi, pengalaman masa lalu menjadi rujukannya, selama ini sudah tiga kali melakukan perundingan dengan AS, tetapi pengalaman pahit selalu berujung pada pelanggaran perjanjian.Bahkan, pihaknya mendapatkan serangan militer,” kata Heri.

‘Karenanya tidak akan lagi membuka ruang negosiasi.Iran akan mengejar perang sampai meraih kemenangan. Itu kata Dubes Iran,” tambah Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Tokoh Lintas Generasi Menyamakan Persepsi


Berita Terkait


undefined
Nah Ini Dia

Obrolan Warteg: Puasa Politik

Rabu 25 Feb 2026, 05:00 WIB

News Update