Prancis menilai operasi AS melanggar prinsip larangan penggunaan kekerasan, sementara Uni Eropa dan Inggris menegaskan tidak terlibat dalam serangan tersebut.
Uni Eropa menyerukan penahanan diri semua pihak dan menekankan keselamatan warga sipil serta warga negara asing di Venezuela.
Indonesia Serukan De-eskalasi dan Dialog
Indonesia turut merespons perkembangan tersebut.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan pemerintah Indonesia memantau situasi di Venezuela secara cermat, terutama terkait keselamatan warga negara Indonesia yang berada di sana.
Indonesia juga menyerukan agar seluruh pihak mengedepankan penyelesaian damai melalui dialog dan de-eskalasi.
Jakarta menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, kedaulatan negara, serta prinsip-prinsip Piagam PBB sebagai dasar menjaga stabilitas global.
