Putu mengatakan, karena kondisi arus yang deras dan medan berbahaya, tim SAR menggunakan metode jangkar dalam pencarian, tanpa melakukan penyelaman.
“Untuk upaya khusus, karena arus deras, kami hanya teknik menjangkar. Penyelaman tidak mungkin dilakukan karena visibility nol dan sangat berbahaya bagi penyelam,” tegas Putu.
Sesuai SOP, Putu mengatakan upaya pencarian terhadap satu korban lainnya akan dilakukan hingga tujuh hari ke depan.
Baca Juga: Korban Terakhir yang Tenggelam di Kali Cikeas Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
“Basarnas memiliki SOP tujuh hari pencarian. Dari Unit Siaga SAR Bekasi kami mengirimkan enam personel, dan bergabung bersama unsur SAR gabungan lainnya. Pencarian hari ini disudahi sementara pukul 17.00. Untuk malam hari kami hanya lakukan visual dari darat,” ujarnya.
Atas kejadian yang menewaskan tiga bocah tersebut, Putu juga meminta perangkat desa setempat memasang papan peringatan di sepanjang bantaran sungai agar kejadian serupa tidak terulang.
“Perangkat desa kami minta membuat imbauan atau larangan bermain di pinggir kali,” jelasnya. (cr-3)
