POSKOTACOID - Pemilik PT Chandra Asri Pacific Tbk saat ini ramai disorot setelah perusahaan mengumumkan force majeure.
Pengumuman status force majeure ini disampaikan setelah ditutupnya Selat Hormuz imbas perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Penutupan Selat Hormuz membuat gangguan pengiriman bahan baku termasuk minyak ke sejumlah negara.
Baca Juga: Berapa Nominal BHR Ojol 2026? Paling Tinggi Segini
Mengutip dari situs Sahabat Pegadaian, force majeure merupakan kondisi saat salah satu pihak gagal memenuhi kewajibannya ke pihak lain karena kejadian tidak terduga yang diluar kendali dan tidak dapat diperkirakan.
Dalam hal ini, PT Chandra Asri Pacific Tbk mengalami force majeure karena Selat Hormuz yang menjadi jalur perdagangan penting energi dan petrokimia tidak dapat dilalui.
PT Chandra Asri Pacific Tbk merupakan bagian dari Barito Group yang berfokus pada segmen petrokimia dan infrastruktur.
Usai mengumumkan kondisi force majeure, profil perusahaan PT Chandra Asri Pacific pun langsung jadi sorotan publik.
Lantas, siapa pemilik PT Chandra Asri Pacific? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Siapa Pemilik PT Chandra Asri Pacific
Mengutip dari laman resminya, PT Chandra Asri Pacific merupakan gabungan dari dua perusahaan petrokimia terbesar, yaitu PT Chandra Asri dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk pada 2010 dan berubah nama menjadi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.
