Pihaknya mengingatkan bahwa aktivitas bermusik Kotak tidak hanya berfokus pada hiburan.
"Setiap panggungan Kotak kami berbicara tentang kemanusiaan, kebakaran lahan, kejahatan oleh para oknum. Semoga meluruskan narasi yang tersebar," ungkapnya.
Tantri turut menyampaikan pandangannya mengenai kondisi masyarakat dan persoalan ketidakadilan.
Ia mengaku sebagai bagian dari masyarakat yang juga merasakan dampak tindakan oknum yang dinilai merugikan rakyat.
"Saya rakyat, saya pun didzalimi oleh oknum yang menyengsarakan rakyat. Semoga Indonesia membaik," sambungnya.
Lebih lanjut, kata dia, dirinya tidak memiliki maksud untuk memancing perdebatan maupun menciptakan polemik melalui komentar singkat yang sebelumnya diunggah di Threads.
"Enggak ada maksud memancing, kalau memang arah narasi yang tertangkap demikian. Saya minta maaf ya," tuturnya.
Tantri kemudian kembali menegaskan bahwa dirinya tidak sedang membela maupun berpihak kepada siapa pun dalam polemik yang berkembang.
"Sabar, saya enggak bela siapa-siapa. Sudah ya," tegasnya.
