POSKOTA.CO.ID - Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya di media sosial Threads memicu kontroversi dan menuai kritik.
Unggahan yang awalnya hanya berupa tanggapan singkat terhadap sebuah video viral justru berkembang menjadi polemik panjang.
Bahkan, muncul seruan boikot terhadap band Kotak hingga Tantri ramai disebut terkena cancel culture oleh pengguna media sosial.
Tantri kemudian memberikan penjelasan melalui sejumlah unggahan lanjutan di Threads.
Ia juga menghapus utas yang sebelumnya menjadi sumber kontroversi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih luas.
Lantas, apa sebenarnya isi pernyataan Tantri yang memicu hujatan? Simak kronologi lengkap kontroversi Tantri Kotak hingga muncul seruan boikot terhadap bandnya.
Baca Juga: Live Skor Hasil Java United vs Persib Bandung Malam Ini, Cek Update Gol Terbarunya
Tantri Kotak Kena Cancel Culture karena Apa?
Polemik yang menyeret nama Tantri Syalindri bermula ketika dirinya memberikan tanggapan terhadap video viral Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Dalam video yang beredar di media sosial, Jokowi terlihat membungkuk untuk mengambil dan merapikan dokumen ijazah yang berada di lantai.
Peristiwa tersebut terjadi saat dirinya menghadiri persidangan kasus dugaan ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis, 5 November 2026.
Rekaman itu kemudian menjadi bahan perbincangan warganet. Berbagai komentar bermunculan, mulai dari tanggapan mengenai gestur Jokowi hingga pandangan masyarakat terhadap situasi yang terjadi dalam persidangan.
