KEBAYORAN LAMA, POSKOTA.CO.ID - Aksi ugal-ugalan sejumlah pengemudi mobil sedan yang melakukan drifting di jalan raya kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, mendadak viral di media sosial. Polisi kini bergerak menelusuri identitas para pengemudi yang nekat menjadikan persimpangan lampu merah sebagai lokasi aksi berbahaya tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar luas sejak Minggu, 8 November 2026, terlihat beberapa mobil sedan secara bergantian melakukan aksi drifting hingga menggeber mesin di tengah persimpangan jalan umum. Aksi tersebut tak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Adiel Aristo, menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang mengumpulkan bukti dan mendalami rekaman video tersebut.
"Terkait video yang beredar mengenai dugaan aksi drift kendaraan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, tentunya hal tersebut menjadi perhatian kami," kata Adiel saat dikonfirmasi Poskota, Minggu.
Baca Juga: Viral Video Review Daging MBG Alot, Siswa Ini Malah Diteror Petugas SPPG
Adiel menjelaskan, langkah awal yang dilakukan petugas adalah memverifikasi detail kejadian, mulai dari kepastian lokasi, waktu, hingga nomor polisi kendaraan yang terlibat.
"Kami akan melakukan pengecekan dan pendalaman terhadap video tersebut, termasuk memastikan lokasi, waktu kejadian, identitas kendaraan, serta pihak-pihak yang terlibat," ujarnya.
Ia menegaskan, jalan umum bukanlah tempat untuk memamerkan keterampilan berkendara ekstrem atau manuver yang memicu risiko kecelakaan tinggi. Setiap pelanggaran lalu lintas yang terbukti dalam pemeriksaan dipastikan bakal ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebagai langkah pencegahan, polisi juga meminta para pencinta otomotif untuk tetap mengedepankan etika dan keselamatan di jalan raya.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya komunitas otomotif, agar menyalurkan hobi dan kemampuan berkendara di tempat yang memang diperuntukkan bagi kegiatan tersebut, bukan di jalan umum," tutur Adiel.
