Fitri Carlina Rasakan Firasat Buruk di Tanah Suci, Kepergian Sang Ayah Tinggalkan Duka Mendalam

Minggu 08 Nov 2026, 18:00 WIB
Pemakaman ayah Fitri Carlina dan Ninik Carlina di kawasan Cikeas, Gunung Putri, Minggu (8/11/2026). (Foto: Fikrie Rosadi)
Pemakaman ayah Fitri Carlina dan Ninik Carlina di kawasan Cikeas, Gunung Putri, Minggu (8/11/2026). (Foto: Fikrie Rosadi)

POSKOTA.CO.ID,- Kebahagiaan menjalani aktivitas di luar negeri seketika berubah menjadi duka bagi penyanyi dangdut Fitri Carlina. Sang ayah tercinta harus berpulang untuk selama-lamanya. Namun, momen tersebut terasa semakin berat karena ia sedang berada jauh di luar negeri saat detik-detik kritis sang ayah terjadi.

Selain itu, peristiwa ini menyisakan kesedihan yang begitu mendalam di hatinya. Oleh karena itu, ia berusaha tegar menghadapi cobaan berat tersebut. Sebagai hasilnya, ia mampu melewati momen-momen sulit selama perjalanan kembali ke tanah air.

Kabar buruk tersebut pertama kali diterima Fitri pada hari Jumat. Saat itu, ia sedang berada di Masjid Qisas, Jeddah, Arab Saudi.

Pertama-tama, firasat tidak enak mulai dirasakannya tepat sebelum menunaikan ibadah salat Jumat. Meskipun demikian, ia mencoba untuk tetap tenang. Namun, kecemasan melanda ketika sang kakak memberikan kabar mendadak.

Baca Juga: Kronologi Ayah Fitri Carlina Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun

"Aku pas lagi di Masjid Qisas di Jeddah. Pas mau ikamah untuk salat jemaah Jumat, Mbak Wiwi ngabarin kalau Bapak harus ke IGD. Di situ aku udah panik, tapi bilang, 'Nanti kabarin ya, aku salat Jumat dulu,'" kenang Fitri Carlina di kawasan Cikeas, Bogor, Minggu 8 November 2026.

Kondisi Kesehatan Terus Menurun dan Keputusan Berat Keluarga

Kondisi kesehatan sang ayah rupanya terus memburuk seiring berjalannya waktu. Tekanan nadi almarhum dilaporkan merosot tajam hingga mencapai angka 30.

Meskipun demikian, pihak keluarga sempat merasa optimis. Sebab, sang ayah dikenal sebagai sosok pejuang yang telah melewati berbagai cobaan hidup. Sebagai hasilnya, mereka sempat berharap almarhum mampu bertahan.

Namun, situasi berubah drastis pada malam harinya. Pihak rumah sakit meminta persetujuan keluarga untuk memasang alat bantu pernapasan berupa ventilator.

"Feeling aku udah gak enak sebenarnya. Dikasih tahu nadinya udah sampai 30, udah nge-drop banget. Cuma masih optimis karena bapak udah banyak melewati perjuangan hidup berkali-kali. Aku harap bapak kali ini masih kuat," tutur Fitri Carlina.


Berita Terkait


News Update