Di DTIIF 2026, Dirut Telkom Tegaskan Infrastruktur dan Keamanan Digital Fondasi Utama Industri AI Masa Depan

Kamis 29 Okt 2026, 13:34 WIB
Plenary sesi “The Next Industrial Wave: Which Technologies Will Create New Global Industries?” pada hari kedua DTIIF 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Telkom)
Plenary sesi “The Next Industrial Wave: Which Technologies Will Create New Global Industries?” pada hari kedua DTIIF 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Telkom)

Telkom juga memperkuat jangkauan melalui jaringan kabel laut sepanjang 211 ribu kilometer, kapasitas satelit 42,2 Gbps, serta fasilitas platform AI ModelHub dan Sovereign Digital Technology.

Inisiatif teknologi berdaulat ini mencakup empat pilar utama: AI Ready Data Center, AI ModelHub, National IoT Platform, dan PaDiSera guna menopang UMKM nasional.

"Kami membangun tiga fondasi utama, yakni konektivitas terintegrasi, pusat data berskala besar, serta gerbang model AI dan aplikasi," ucapnya.

Nanang menekankan pembangunan industri AI membutuhkan modal investasi jangka panjang (patient capital) yang bersedia membangun fondasi sebelum permintaan pasar terbentuk sepenuhnya.

Pemerintah berfokus pada regulasi kedaulatan data, sementara pelaku industri telekomunikasi menyediakan konektivitas dan komputasi andal bagi para pengembang startup.

Kolaborasi lintas sektor dinilai mutlak guna memastikan talenta digital lokal siap memanfaatkan teknologi AI demi efisiensi ekonomi nasional.

"Indonesia memiliki modal awal dari segi kebutuhan dan infrastruktur digital. Momentum ini wajib dimanfaatkan untuk membangun industri yang bersaing secara global," tuturnya.


Berita Terkait


News Update