Penentuan jumlah personel mempertimbangkan jumlah massa, situasi keamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
"Mulai dari transportasi umum, aktivitas perdagangan hingga kegiatan ekonomi lainnya diharapkan tetap berjalan normal," harap Budi.
Selain itu, Budi menegaskan, pihaknya menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Peserta aksi diminta mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban maupun merusak fasilitas publik.
"Kami menghimbau tidak merusak fasilitas umum, memperhatikan kegiatan masyarakat lainnya. Terus berpikirlah untuk kita menjaga Indonesia ini aman, damai, dan kondusif," imbau Budi.
Sementara terkait dengan jumlah personel yang akan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut, kata Budi, pihaknya masih direvisi.
Kata dia, pengerahan personel gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Jakarta akan disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan di lapangan.
"(Jumlah personel gabungan) Masih direvisi," ucap Budi.
