POSKOTA.CO.ID - Menjelang rencana aksi massa pada 27 Agustus, kesiapan pengamanan mulai diperkuat. Salah satunya terlihat dari sejumlah petugas security yang mengikuti pelatihan pemasangan dan pembentangan pagar kawat duri atau razor wire.
Pelatihan tersebut tidak sekadar menguji kemampuan teknis. Petugas juga dituntut mampu bekerja cepat dan tetap memperhatikan keselamatan saat menangani kawat besi yang memiliki sisi tajam.
Petugas Dilatih Memasang Razor Wire dengan Aman
Dilansir dari video instagram @medansantara, dalam video memperlihatkan pelatihan, para petugas menggunakan sarung tangan pelindung khusus sebelum memegang dan membentangkan kawat. Mereka bekerja secara berkelompok untuk mengatur posisi kawat hingga membentuk bentangan yang diperlukan.
Baca Juga: Jelang Aksi 27 Agustus, Tokoh Nasional Serukan Situasi Tetap Kondusif
Setelah digunakan, kawat kemudian digulung kembali dan ditempatkan ke dalam troli penyimpanan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting karena penanganan razor wire membutuhkan koordinasi agar tidak membahayakan petugas maupun orang di sekitarnya.
Pelatihan ini dilakukan untuk memastikan petugas siap secara fisik dan mampu bekerja sama ketika kondisi di lapangan membutuhkan respons cepat
Dari sisi pengamanan, latihan semacam ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi situasi yang mungkin terjadi selama aksi. Petugas perlu memahami kapan dan bagaimana perlengkapan pengamanan digunakan tanpa mengabaikan aspek keselamatan.
Fokus pada Kesiapan Tim dan Kondusivitas Area
Ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut:
Keselamatan petugas
Penggunaan sarung tangan pelindung menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko cedera ketika menangani kawat berduri.
Koordinasi tim
Pembentangan kawat dilakukan bersama-sama sehingga setiap petugas harus memahami peran dan gerakannya.
Kecepatan penanganan
Petugas dilatih agar dapat memasang maupun menggulung kembali perlengkapan secara teratur ketika dibutuhkan.
