Klarifikasi Bank Mandiri soal Pemblokiran Rekening Donasi Demo Warga Pati Senilai Rp80 Juta: Permintaan Aparat

Senin 24 Agu 2026, 10:34 WIB
Ilustrasi - Bank Mandiri buka suara setelah ramai isu pemblokiran rekening koordinator demo AMPB. (Sumber: Pinterest)
Ilustrasi - Bank Mandiri buka suara setelah ramai isu pemblokiran rekening koordinator demo AMPB. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Kabar mengenai dugaan Bank Mandiri melakukan pemblokiran rekening berisi donasi warga Pati untuk aksi demo 27 Agustus 2026 ramai diperbincangkan publik.

Rekening milik koordinator demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok berisi uang sekitar Rp80 juta diduga diblokir Bank Mandiri.

Rekening tersebut diketahui berisi uang pribadi miliki Botok dan donasi dari masyarakat yang akan digunakan untuk kebutuhan massa selama demo di Jakarta.

Pemblokiran dilakukan beberapa hari sebelum rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026 mendatang.

Baca Juga: Demi Hemat Biaya Berkebun, Lahan Dibakar hingga Picu Karhutla

Sejumlah warganet menduga pemblokiran tersebut berkaitan dengan aksi unjuk rasa yang akan berlangsung.

"Aku sempet baca, jadi Bank Mandiri blokir rek nasabah seafara sepihak gegara donasi pas demo besok deh (kurleb seperti itu)," kata seorang warganet di media sosial Threads.

Kasus ini pun langsung menarik perhatian publik yang mengecam tindakan sepihak Bank Mandiri yang dinilai telah melanggar hak masyarakat.

Klarifikasi Bank Mandiri

Klarifikasi Bank Mandiri soal pemblokiran rekening koordinator AMPB jelang demo 27 Agustus 2026. (Sumber: tangkapan layar Threads)

Menanggapi isu yang sedang ramai saat ini, Bank Mandiri akhirnya angkat bicara. Bank pelat merah itu menyampaikan klarifikasi pada kolom komentar unggahan pengguna media sosial yang menandai akunnya.

Dalam klarifikasinya, Bank Mandiri meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi saat ini. Pihaknya juga membenarkan soal pemblokiran rekening tersebut.

Baca Juga: Apa Ada Demo Hari Ini 24 Agustus 2026 di Jakarta? Simak Rekayasa Lalu Lintas Ibu Kota

"Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening," tulis Bank Mandiri, seperti dikutip pada Senin, 24 Agustus 2026.

Meski demikian, Bank Mandiri mengaku pemblokiran rekening tersebut sudah dilakukan sesuai prosedur dan merupakan tanggapan atas laporan aparat penegak hukum.

"Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum yang telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku. Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip GCG, kepatuhan, dan kehati-hatian dalam menjalankan layanan perbankan," jelasnya.

Ramai Dikecam Sejumlah Pihak

Aksi pemblokiran rekening milik koordinator demo AMPB oleh Bank Mandiri mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Tak hanya masyarakat umum, sederet fitur publik dan influencer pun mengkritik keputusan tersebut.

Influencer Salsa Erina yang cukup vokal mengkritik pemerintah meminta Bank Mandiri untuk menunjukkan izin pemblokiran terhadap rekening koordinator AMPB yang disebut sudah sesuai prosedur.

Baca Juga: Ada Demo Mahasiswa 27 Agustus 2026, Cek Jadwal, Titik Lokasi Aksi, dan Daftar Tuntutannya

"Kalau begitu, prosedurnya bisa diuji. Pasal 140 KUHP mewajibkan izin ketua Pengadilan Negeri. Kalau memakai dalih mendesak, persetujuan tetap wajib diminta dalam 48 jam. Rekening diblokir Jumat. Hari ini Minggu. Tunjukkan izinnya atu buka rekening itu sekarang," tulisnya di Threads.

Komentar berisi sindiran pedas terhadap Bank mandiri juga dilontarkan oleh aktor Jefri Nichol yang memang selama ini diketahui sering ikut turun ke jalan mengikuti sejumlah aksi unjuk rasa.

"Serem banget bank Mandiri bisa disuruh sama aparat blokir rekening aktivis dari Pati yang lagi mau demo tanggal 27 di Jakarta nanti. Mereka bisa akses apa lagi yach...??? Big brother is watching you," kata Jefri di Threads.

"Btw aktivisnya belum juga demo tapi udah dibungkam aja pake cara diabisin rekeningnya. Hebat sekalii yaa uang pajak kita dipake buat nindes aktivis" sambungnya.


Berita Terkait


News Update