Ia juga dituduh memalsukan dokumen asal-usul artefak agar dapat dijual kepada museum ternama maupun kolektor kaya di berbagai negara.
Namun proses pidana tersebut tidak pernah berlanjut hingga persidangan karena Latchford meninggal dunia pada 2 Agustus 2020 dalam usia 88 tahun.
Meski telah meninggal, dampak kasus Douglas Latchford masih terus berlanjut.
Sebelum wafat, putrinya Nawapan Kriangsak telah memulai pembicaraan untuk mengembalikan koleksi keluarganya yang diperkirakan bernilai lebih dari US$50 juta kepada Kamboja.
Dalam beberapa tahun berikutnya, sejumlah museum internasional turut mengembalikan artefak yang sebelumnya diperoleh dari Latchford.
Baca Juga: Viral Video 2 Anak Dibawah Umur Berbuat Asusila di Gang Sempit, Warga Rawa Buaya Resah
Pada 2021, Denver Art Museum memulangkan empat artefak Kamboja.
Kemudian pada 2023, National Gallery of Australia mengembalikan tiga patung perunggu kepada Kamboja setelah diketahui memiliki keterkaitan dengan jaringan perdagangan Latchford.
Pada tahun yang sama, keluarga Latchford juga menyetujui pengembalian 125 artefak lainnya serta melepaskan aset senilai sekitar US$12 juta.
Terbaru, pada Januari 2026, Asian Art Museum San Francisco turut mengembalikan empat arca besar Prakhon Chai kepada Thailand.
Patung-patung tersebut sebelumnya diketahui diselundupkan keluar dari negara asalnya oleh Douglas Latchford sebelum akhirnya dipulangkan ke Museum Nasional Bangkok.
