Douglas Latchford Asal Mana? Ini Sosok dan dan Kontroversi di Balik Pengembalian Arca Buddha Indonesia

Selasa 14 Jul 2026, 07:58 WIB
Kolektor seni Douglas Latchford menjadi sorotan publik setelah dua arca Buddha perunggu berusia lebih dari 1.200 tahun yang pernah dikaitkan dengan jaringan perdagangannya resmi dipulangkan ke Indonesia. (Sumber: X/@AndyBrouwer)
Kolektor seni Douglas Latchford menjadi sorotan publik setelah dua arca Buddha perunggu berusia lebih dari 1.200 tahun yang pernah dikaitkan dengan jaringan perdagangannya resmi dipulangkan ke Indonesia. (Sumber: X/@AndyBrouwer)

Melalui proses hukum tersebut, pemerintah AS berhasil menyita berbagai artefak yang diduga merupakan hasil penjarahan sebelum akhirnya dikembalikan kepada negara asalnya.

Lantas, sebenarnya Douglas Latchford berasal dari mana? Bagaimana perjalanan hidupnya hingga dikenal sebagai salah satu kolektor seni paling kontroversial di dunia?

Berikut profil lengkap Douglas Latchford beserta perjalanan karier, kontroversi yang melingkupinya, dan fakta-fakta di balik kasus perdagangan artefaknya.

Baca Juga: Anak dan Istri Rudy Mas'ud Siapa serta Berapa Kekayaannya? Jadi Sorotan usai Anggaran Laundry Rp450 Juta Viral

Douglas Latchford Asal Mana?

Seperti dilansir dari Wikipedia, pada Selasa, 14 Juli 2026, Douglas Arthur Joseph Latchford lahir pada 15 Oktober 1931 di Mumbai, India, yang saat itu masih menjadi bagian dari British Raj.

Dirinya kemudian menempuh pendidikan di Brighton College, Inggris, sebelum kembali ke India menjelang kemerdekaan negara tersebut.

Pada awal kariernya, Latchford bekerja di industri farmasi di Mumbai. Tahun 1956 ia pindah ke Bangkok, Thailand, dan mendirikan perusahaan distribusi obat pada 1963.

Keberhasilannya dalam dunia bisnis membuatnya juga berinvestasi di sektor properti di Thailand.

Ia juga memperoleh kewarganegaraan Thailand pada 1968 dan menggunakan nama Thailand Pakpong Kriangsak.

Selain dikenal sebagai pebisnis, Latchford aktif di dunia binaraga dan menjabat sebagai Presiden Kehormatan Thai Bodybuilding Association sejak 2016 hingga meninggal dunia.

Nama Douglas Latchford mulai menjadi sorotan dunia setelah otoritas Amerika Serikat mengungkap dugaan keterlibatannya dalam jaringan perdagangan benda purbakala ilegal.

Pada 2019, ia didakwa oleh Jaksa Distrik Selatan New York atas dugaan menjalankan skema bertahun-tahun untuk memperdagangkan artefak hasil penjarahan dari Kamboja dan berbagai negara Asia Tenggara.


Berita Terkait


News Update