Prabowo Panggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Bahas Percepatan Transisi Energi dan Diversifikasi Minyak Nasional

Sabtu 14 Mar 2026, 15:45 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan satgas energi baru terbarukan kepada Presiden Prabowo. (Sumber: X/@insidefolkative)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan satgas energi baru terbarukan kepada Presiden Prabowo. (Sumber: X/@insidefolkative)

POSKOTA.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk membahas langkah strategis pemerintah dalam mempercepat transisi energi nasional. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya percepatan pengembangan energi baru terbarukan sekaligus diversifikasi sumber pasokan minyak mentah nasional.

Kebijakan ini dipandang penting untuk menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.

Usai pertemuan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa dirinya dipanggil untuk melaporkan perkembangan pembahasan awal satuan tugas yang melibatkan berbagai kementerian serta perusahaan listrik negara, yakni PT PLN (Persero).

Baca Juga: Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menteri HAM Natalius Pigai Tegaskan Siap Kawal Kasus

Laporan Satgas Energi Baru Terbarukan

Melansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Bahlil menjelaskan bahwa pembahasan utama berkaitan dengan pengembangan energi baru terbarukan serta program konversi kendaraan berbahan bakar bensin ke listrik.

“Dipanggil untuk melaporkan perkembangan pembahasan Satgas EBTKE, energi baru terbarukan dan konversi kendaraan dari bensin ke listrik,” ujar Bahlil kepada awak media 12 Maret 2026.

Pemerintah, lanjutnya, tengah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk mempercepat pemanfaatan energi bersih di berbagai sektor. Salah satu program yang disiapkan adalah mengganti pembangkit listrik tenaga diesel yang selama ini masih menggunakan bahan bakar solar.

Baca Juga: Novel Baswedan Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Desak Aktor Intelektual Diusut

Penggantian Pembangkit Diesel di Berbagai Wilayah

Menurut Bahlil, program penggantian pembangkit diesel akan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Prioritas diberikan pada pembangkit listrik yang saat ini masih bergantung pada bahan bakar solar.

Langkah tersebut dinilai penting agar Indonesia dapat memanfaatkan potensi energi dalam negeri secara maksimal, sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor.


Berita Terkait


News Update