Prabowo Panggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Bahas Percepatan Transisi Energi dan Diversifikasi Minyak Nasional

Sabtu 14 Mar 2026, 15:45 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan satgas energi baru terbarukan kepada Presiden Prabowo. (Sumber: X/@insidefolkative)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan perkembangan satgas energi baru terbarukan kepada Presiden Prabowo. (Sumber: X/@insidefolkative)

“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, terutama pembangkit-pembangkit yang selama ini memakai solar, karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa energi kita ini akan seperti apa dalam konteks jangka panjang. Karena itu kita mengoptimalkan seluruh potensi kita yang ada dalam negeri, energi-energi yang bisa kita konversi dari fosil,” ungkap Bahlil.

Diversifikasi Pasokan Minyak Mentah di Tengah Ketidakpastian Global

Selain membahas percepatan transisi energi, pertemuan tersebut juga menyinggung dampak dinamika geopolitik global terhadap stabilitas pasokan energi. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mulai mempertimbangkan diversifikasi sumber minyak mentah dari sejumlah negara di luar kawasan Timur Tengah. Upaya ini dilakukan agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu wilayah pasokan.

“Dan tadi, beberapa hari kan saya sudah laporkan bahwa kita akan mengkonversi dari BBM kita, crude ya, minyak mentah dari Middle East itu ke Amerika dan beberapa negara lain seperti Nigeria kemudian Brasil, Australia, dan beberapa negara lain,” tuturnya.

Baca Juga: Sodik Mudjahid Jabat Ketua BAZNAS RI Gantikan Noor Achmad dan Komitmen Lanjutkan Estafet Kebaikan

Pemerintah Cari Opsi Terbaik untuk Ketahanan Energi Nasional

Bahlil menambahkan bahwa pemerintah terus memantau pergerakan harga minyak global yang cenderung fluktuatif. Situasi tersebut membuat pemerintah harus menyiapkan berbagai opsi untuk menjaga stabilitas energi nasional.

Menurutnya, kebijakan diversifikasi pasokan dan pengembangan energi baru terbarukan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia.

“Yang jelas kita akan mencari alternatif yang terbaik untuk bangsa kita,” kata Bahlil.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap upaya percepatan transisi energi dan diversifikasi sumber minyak mentah dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Kebijakan ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor sekaligus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan secara lebih luas di Indonesia.


Berita Terkait


News Update