Novel Baswedan Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus, Desak Aktor Intelektual Diusut

Sabtu 14 Mar 2026, 13:30 WIB
Novel Baswedan menilai penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus sebagai kejahatan serius dan meminta pelaku serta dalangnya segera diungkap. (Sumber: Instagram/@kontras_update)

Novel Baswedan menilai penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus sebagai kejahatan serius dan meminta pelaku serta dalangnya segera diungkap. (Sumber: Instagram/@kontras_update)

POSKOTA.CO.ID - Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menuai kecaman dari berbagai pihak.

Salah satu yang bersuara keras adalah mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Ia menilai serangan yang dialami Andrie Yunus bukan sekadar tindakan kriminal biasa, melainkan bentuk kejahatan serius yang diduga telah direncanakan. Novel bahkan menduga pelaku memiliki niat yang sangat berbahaya terhadap korban.

Peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi di kawasan Jakarta Pusat dan kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Sodik Mudjahid Jabat Ketua BAZNAS RI Gantikan Noor Achmad dan Komitmen Lanjutkan Estafet Kebaikan

Novel Baswedan Sebut Serangan Diduga Bermaksud Membunuh

Dalam konferensi pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil pada Jumat 13 Maret 2026, Novel menilai cara pelaku menyerang menunjukkan adanya niat untuk membunuh korban. Menurutnya, penyiraman cairan keras ke area wajah sangat berpotensi mematikan.

"Dia diserang yang serangannya itu maksudnya membunuh, kenapa? Dia siram pelakunya menyiram air keras di area muka, kalau area muka itu kena air keras kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal," ujar Novel Baswedan, dalam jumpa pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil, Jumat 13 Maret 2026.

Novel menegaskan bahwa jika pun bukan bertujuan membunuh, tindakan tersebut tetap menunjukkan niat jahat karena dapat menyebabkan korban mengalami cacat permanen.

"Paling tidak pelaku ini menghendaki cacat permanen, begitu jahatnya pelaku itu. Saya ingin menggambarkan bahwa ini kejahatan yang sangat serius dan biadab. Yang diserang adalah orang baik, dia kritis dia peduli dia mencintai negaranya," imbuhnya.

Baca Juga: Pastikan Stok Pangan Aman jelang Lebaran 2026, Polri-Bulog Gelar Pangan Murah Serentak

Dugaan Serangan Dilakukan Secara Terorganisasi

Novel mengungkapkan bahwa dirinya sempat melihat rekaman CCTV yang merekam peristiwa penyerangan terhadap Andrie Yunus. Dari pengamatannya, aksi tersebut diduga tidak dilakukan secara spontan.


Berita Terkait


News Update